TANDA SEMPURNANYA IMAN SESEORANG TENTU AKAN MERINDUKAN TEGAKNYA SYARIAT ISLAM❗


Setiap muslim tentu menginginkan kehidupan yang baik, aman, adil, penuh keberkahan, dan jauh dari berbagai kerusakan. Ketika melihat maraknya kezaliman, korupsi, kemungkaran, kemaksiatan, permusuhan, serta berbagai problem kehidupan lainnya, seorang mukmin tentu akan bertanya dalam hatinya: "mengapa semua ini iso terjadi?" Mengapa hari ini urusan perut dan dompet rakyat kecil makin susah, apa-apa serba mahal, dan hidup makin menyengsarakan? Sering kali guru ngaji kita, seperti kyai Abdul Rosyad atau "Pak Osad" tiap ngaji hari Rabu malam Kamis, mengingatkan bahwa ini semua akibat jalma farasèk kabèh (akibat orang-orang fasik semua). Kerusakan ini akarnya ada pada aturan hidup yang fasek alias keluar dari jalur agama. Saat aturan kapitalis sekuler diterapkan untuk mengatur urusan publik, maka kehancuran moral dan ekonomi hanyalah tinggal menunggu waktu.

Kerusakan masal seperti ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan menyuruh individu bertobat sendirian tanpa mengubah keadaan sekitar. Ada ungkapan bagus dari para tokoh bangsa, bahkan sekelas Mahfud MD pernah menyampaikan bahwa malaikat pun kalau dimasukkan ke dalam sistem yang rusak bisa berubah menjadi setan. Artinya apa? Lingkungan dan aturan main dalam kehidupan itu punya pengaruh yang sangat luar biasa besar untuk membentuk perilaku manusia. Jalma mah moal bisa solèh sosoranganan, orang itu tidak akan bisa soleh sendirian kalau sekelilingnya hancur. Aturan hukum itu sifatnya mengikat semua orang secara masal. Oleh karena itu, jika kita ingin masyarakatnya baik, maka sistem dan aturannya juga harus ikut soleh. Perbaikilah sistem aturan di masyarakat itu, maka individu-individu di dalamnya pasti akan ikut menjadi baik dengan sendirinya, bukan malah dibalik.




Merindukan Syariat Islam Secara Kaffah

Iman yang sempurna di dalam dada seorang mukmin sejati pasti akan melahirkan rasa rindu yang membuncah agar hukum-hukum Allah bisa diterapkan secara total (kaffah). Kita tidak boleh tebang pilih atau mengambil agama secara prasmanan (yang suka diambil, yang gak suka gak diambil). Islam itu bukan cuma soal urusan ritual di dalam masjid seperti salat, puasa, zakat, atau pergi haji saja. Islam itu adalah sebuah jalan hidup yang lengkap dan paripurna yang mengatur urusan pendidikan, pergaulan, politik, ekonomi, hingga urusan hukum sanksi pidana (uqubat). Mengenai kewajiban mutlak untuk menerapkan Islam secara menyeluruh ini, Allah SWT sudah berfirman dengan sangat tegas di dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 208:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةًۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu."



Hukum Islam Itu Adil dan Membawa Maslahat

Banyak orang hari ini yang alergi, takut, atau merasa tertekan saat mendengar kata hukum syariat seperti qishash, potong tangan, rajam, atau cambuk. Mereka mengira Islam itu kejam menurut mereka yang otaknya sudah teracuni oleh pemikiran sekuler liberal. Padahal, dalam aturan baku fikih Islam, hukum sanksi itu punya dua fungsi yang sangat adil dan indah, yaitu sebagai jawabir (penebus dosa bagi si pelaku di akhirat agar tidak dihukum lagi oleh Allah) dan jawazir (pencegah atau efek jera agar orang lain tidak berani ikut-ikutan berbuat jahat). Jika syariat Islam ini diterapkan, hidup masyarakat justru akan terasa sangat enak, tenang, aman, dan penuh keberkahan dari langit dan bumi. Sebagaimana firman Allah SWT: 

 وَلَوْ اَنَّ اَهْلَ الْقُرٰى اٰمَنُوْا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ وَلٰكِنْ كَذَّبُوْا فَاَخَذْنٰهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ 

"Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (para rasul dan ayat-ayat Kami). Maka, Kami menyiksa mereka disebabkan oleh apa yang selalu mereka kerjakan." (Qs. Al-A'raf : 96)

Keadilan syariat ini tidak hanya dinikmati oleh umat Muslim semata. Orang-orang non-Muslim yang hidup damai berdampingan di bawah naungan syariat Islam (yang disebut kafir dzimmi) juga bakal merasakan kesejahteraan dan keadilan yang sama. Mereka bebas menjalankan ibadah sesuai keyakinannya masing-masing tanpa ada paksaan sedikit pun untuk masuk Islam. Tempat ibadah mereka tidak akan ditutup paksa apalagi dibom, sebagaimana fitnah-fitnah keji yang sering disebarkan oleh para misionaris dan kaum munafik sekuler. Islam itu sejatinya adalah rahmatan lil 'alamin yang hadir untuk mencegah segala bentuk kerusakan (kepasadan). Lalu bagaimana rahmat itu bisa terasa kalau kita malah mencampakkan hukum Allah dan menyembah hukum Kapitalis Sekuler yang jelas-jelas nyata menyengsarakan?



Sempurnakan Iman dengan Rasa Nyaah dan Deudeuh

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda tentang ukuran kesempurnaan iman yang wajib kita renungkan: "La yu'minu ahadukum hatta yuhibba li akhihi ma yuhibbu li nafsihi" yang artinya tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. Sebagai sesama muslim, kita kudu boga sifat wasul, yaitu memiliki rasa nyaah dan deudeuh (rasa sayang dan cinta yang mendalam) kepada sesama manusia terutama kepada sesama Muslim.

Karena adanya rasa sayang inilah, hati seorang mukmin tidak akan pernah tega melihat saudara-saudaranya hidup menderita, terdzolimi, dan terperosok ke dalam lembah maksiat akibat sistem aturan yang rusak. Rasa cinta kepada saudara itulah yang menggerakkan jiwa kita untuk terus merindukan, mendakwahkan, dan memperjuangkan tegaknya syariat Islam secara kaffah. Kita ingin selamat bersama-sama, baik di dunia maupun di akhirat kelak.



Penutup

Merindukan tegaknya syariat Islam bukanlah sebuah ketakutan, melainkan tanda masih hidupnya iman dan rasa kasih sayang di dalam dada kita. Mari kita terus mengaji, meluruskan pemahaman yang keliru, dan ikut serta menyebarkan dakwah Islam yang kaffah ini ke tengah-tengah umat. Semoga Allah SWT menyatukan hati kita dalam ketaatan dan segera mengembalikan kehidupan Islam yang penuh berkah di muka bumi ini.

Wallahu a'lam bishowab. []

------------------------------

Posting Komentar untuk "TANDA SEMPURNANYA IMAN SESEORANG TENTU AKAN MERINDUKAN TEGAKNYA SYARIAT ISLAM❗"