4 HARI LAGI MENUJU RAMADHAN

 




Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah ﷻ yang masih memberi kita kesempatan mendekati bulan yang agung. Jika kemarin kita mengatakan 5 hari lagi, hari ini waktunya semakin singkat: 4 hari lagi menuju Ramadhan 1447 H.

• Empat hari.

• Empat kali Subuh lagi.

• Empat kesempatan lagi untuk benar-benar bersiap.

Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia adalah bulan kemuliaan, bulan rahmat, bulan ampunan, dan bulan pembebasan dari api neraka. Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ... فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi… di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan.”

(HR. an-Nasa’i)

Ramadhan adalah madrasah takwa. Allah ﷻ menegaskan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ ... لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa… agar kalian bertakwa.”

(QS. Al-Baqarah: 183)

Tujuan akhirnya jelas: takwa.

Takwa bukan hanya menahan lapar dan haus. Takwa adalah tunduk total pada aturan Allah ﷻ. Takwa adalah menjadikan halal-haram sebagai standar. Takwa adalah keberanian meninggalkan maksiat, sekaligus kesungguhan menjalankan seluruh perintah-Nya.

Allah ﷻ berfirman:

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ

“Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah yang paling bertakwa.”

(QS. Al-Hujurat: 13)

Kemuliaan tidak diukur dari jabatan, kekayaan, atau popularitas. Ukurannya adalah takwa.

Ramadhan juga mengajarkan bahwa syariah bukan pilihan, tetapi kewajiban. Sebagaimana puasa wajib kita jalankan, demikian pula seluruh perintah Allah dalam kehidupan. Ketika umat beriman dan bertakwa, Allah menjanjikan keberkahan:

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

“Seandainya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami limpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi.”

(QS. Al-A’raf: 96)

Keberkahan bukan sekadar banyaknya harta. Keberkahan adalah kebaikan yang terus mengalir, ketenangan yang menetap, dan keadilan yang terasa.

Di tengah dunia yang penuh ujian, ketidakadilan, dan penderitaan umat di berbagai tempat, Ramadhan harus menjadi momentum memperkuat kepedulian dan persatuan. Umat Islam tidak boleh tercerai-berai. Kita adalah saudara.

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ

“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara.”

(QS. Al-Hujurat: 10)

Empat hari ini mari kita gunakan untuk:

• Melatih diri menahan lisan

• Membersihkan hati dari iri dan dengki

• Memperbanyak istighfar

• Meluruskan niat menyambut Ramadhan

Jangan sampai Ramadhan datang sementara hati masih kotor. Jangan sampai tarawih ditegakkan, tapi akhlak belum dibenahi.


■ HIKMAH & MUHASABAH ■

Ramadhan adalah peluang emas yang belum tentu kita temui kembali. Jika Allah masih mempertemukan kita dengannya, itu tanda kasih sayang-Nya. Maka sambutlah dengan persiapan iman, ilmu, dan amal.

Semoga Ramadhan kali ini benar-benar menjadikan kita insan bertakwa, yang mulia di sisi Allah ﷻ dan bermanfaat bagi umat.

Penulis menyadari bahwa setiap tulisan memiliki kekurangan. Apabila terdapat kata-kata yang kurang berkenan, menyinggung, atau tidak tepat, dengan segala kerendahan hati penulis memohon maaf lahir dan batin.

Wallāhu a‘lam bish-shawāb.

Posting Komentar untuk "4 HARI LAGI MENUJU RAMADHAN"