20 HARI LAGI MENUJU IDUL FITRI




Puasa Ramadhan sudah berjalan sekitar sepekan hari ini kita sudah berada di hari ke 10 Ramadhan, 10 hari sudah kita menjalankan ibadah shaum di bulan yang penuh keberkahan ini, sesuai Kalender Global hari ini 10 Ramadhan 1447 H atau bertepatan dengan 27 Februari 2026 Masehi, itu artinya sekitar 20 hari lagi kita akan menyambut hari raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 H yang insyaAllah akan jatuh pada hari Jum’at, 20 Maret 2026 M menurut kalender global Muhammadiyah atau KHGT (Kalender Hijriyah Global Tunggal).

Dua puluh hari lagi menuju hari kemenangan.

Namun… di saat kita menghitung mundur menuju takbir Idul Fitri, bagaimana dengan saudara-saudara kita di Gaza, Palestina?


Antara Takbir dan Tangis

Di sini kita menghitung hari menuju baju baru, kue lebaran, dan mudik.

Di sana mereka menghitung hari di antara reruntuhan, kehilangan, dan duka.

Di sini kita sibuk memilih sajian terbaik untuk tamu.

Di sana banyak keluarga yang bahkan tidak tahu apakah esok masih ada rumah untuk kembali.

Idul Fitri adalah hari kemenangan.

Tapi kemenangan seperti apa jika tubuh umat ini masih terluka?

Ramadhan mendidik kita untuk merasakan lapar.

Agar kita paham arti empati.

Agar hati ini tidak mati rasa.


Sepuluh Hari Pertama: Sudah Sejauh Mana?

Rasulullah ﷺ membagi Ramadhan menjadi fase-fase kemuliaan. Sepuluh hari pertama adalah fase rahmat.

Pertanyaannya:

Sudahkah kita benar-benar meraih rahmat itu?

Ataukah Ramadhan kita masih sebatas rutinitas?

Sudah 10 hari berlalu. Apakah Al-Qur’an lebih sering kita buka? Apakah shalat kita lebih khusyuk? Apakah lisan kita lebih terjaga?

Atau justru waktu kita habis untuk hal yang tidak menambah nilai takwa?

Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar.

Ia tentang membangun kesadaran.


Gaza dan Cermin Umat

Nasib penduduk Gaza hari ini bukan sekadar isu politik. Ia adalah cermin kondisi umat.

Umat yang besar jumlahnya, tapi terpecah.

Umat yang kaya sumber daya, tapi lemah secara arah.

Umat yang emosional, tapi sering kehilangan strategi.

Setiap Ramadhan kita menangis melihat penderitaan mereka.

Namun setelah Syawal datang, sering kali semangat itu ikut redup.

Padahal Ramadhan seharusnya melahirkan pribadi dan umat yang lebih kuat, lebih terorganisir, dan lebih peduli.


Menuju Idul Fitri: Apa yang Kita Siapkan?

Dua puluh hari lagi bukan waktu yang panjang.

Kalau hari ini adalah hari ke-10, maka:

10 hari pertama sudah berlalu.

10 hari kedua sedang berjalan.

10 hari terakhir segera menanti — fase pembebasan dari api neraka.

Apakah kita ingin sampai ke 1 Syawal hanya dengan status “selesai puasa”?

Atau benar-benar menjadi pribadi yang naik kelas?

Idul Fitri bukan sekadar perayaan.

Ia adalah hasil ujian sebulan penuh.

Kalau Ramadhan kita serius, maka Syawal kita bercahaya.

Kalau Ramadhan kita biasa saja, maka Syawal pun hanya seremoni.


Jangan Lupa Dimensi Umat !

Kita berharap Idul Fitri membawa kebahagiaan.

Tapi kebahagiaan sejati bukan hanya milik individu.

Ia adalah kebahagiaan kolektif.

Maka 20 hari ke depan:

Perbanyak doa untuk saudara-saudara kita yang tertindas.

Perkuat ukhuwah.

Perbaiki diri dan keluarga.

Bangun kepedulian nyata, bukan hanya simpati sesaat.

Ramadhan adalah madrasah perubahan.

Kalau tidak berubah di bulan ini, lalu kapan lagi?


■ HIKMAH & HARAPAN ■

Dua puluh hari lagi menuju Idul Fitri.

Semoga bukan hanya tanggal yang kita tunggu, tetapi derajat takwa yang kita capai.

Semoga Ramadhan ini menguatkan iman kita, melembutkan hati kita, dan meneguhkan kepedulian kita terhadap umat.

Semoga ketika takbir menggema, kita benar-benar layak menyandang gelar muttaqin.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Takbir!

Allohu Akbar !!!


Monggo ditonton Live Kultum Subuh chanel YouTube AL VLOGGER sekarang juga !!

 

Posting Komentar untuk "20 HARI LAGI MENUJU IDUL FITRI"