30 Hari Lagi Menuju Idul Adha: Diprediksi Serentak Global & Cocok Nih Kalo Khutbahnya Pakai Tema Persatuan‼️

 

Rabu, ٩ Dzulqa'dah ١٤٤٦ H / 7 Mei 2025 M
🗓️Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT)

Alhamdulillāh, hari ini Rabu, 7 Mei 2025 atau bertepatan dengan 9 Dzulqa'dah 1446 H, kita berada dalam hitungan mundur 30 hari menuju Hari Raya Idul Adha, hari besar kedua umat Islam yang penuh dengan makna pengorbanan dan ketakwaan. Berdasarkan berbagai data hisab dan penanggalan Islam yang kredibel, Idul Adha 1446 H tahun ini diprediksi jatuh pada hari Jum'at, 6 Juni 2025 M, dan menariknya, diprediksi akan serentak secara global!


Bukan hanya berdasarkan Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT)—yang digagas oleh Muhammadiyah dengan mengadopsi kriteria Turki agar bisa menjadi sistem kalender umat Islam satu dunia satu tanggal—tapi juga sejalan dengan:


Hisab Wujudul Hilal Muhammadiyah,


Hisab Ummul Qura' Arab Saudi,


Kriteria Imkan Rukyat MABIMS (Pemerintah RI),


Kelompok atau Harokah-Harokah seperti HTI, MTA, dan lainnya yang biasanya ikut Wukuf di Mekah tahun ini akan serentak bareng dengan Pemerintah RI, karena diprediksi Idul Adha di Mekah akan bersamaan dengan Indonesia.



Artinya, insya Allah tahun ini kita akan Idul Adha bareng! Tidak akan ada perbedaan tanggal pelaksanaan antara umat Islam di Indonesia dan Arab Saudi. Maka sangat cocok jika khutbah Idul Adha tahun ini diangkat dengan tema "Persatuan Umat Islam"!


Karena pada hakikatnya, umat Islam adalah satu tubuh. Tidak ada sekat-sekat buatan seperti nasionalisme atau batas negara yang memisahkan ruh persaudaraan Islam (ukhuwwah islamiyyah). Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


"مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ، إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ، بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى"

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi adalah seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh akan ikut merasakan sakitnya, tidak bisa tidur dan merasa demam.” (HR. Muslim no. 2586)


Islam tidak mengenal batas negara. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


"المُسْلِمُ أَخُو المُسْلِمِ، لاَ يَظْلِمُهُ، وَلاَ يَخْذُلُهُ، وَلاَ يَكْذِبُهُ، وَلاَ يَحْقِرُهُ..."

"Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lain. Ia tidak menzhaliminya, tidak menelantarkannya, tidak membohonginya, dan tidak menghinanya." (HR. Muslim no. 2564)


Jika umat Islam bersatu dalam hati, visi, dan penanggalan—maka insya Allah persatuan hakiki akan lebih dekat dari yang kita bayangkan. Apalagi pada hari Jum'at yang merupakan sayyidul ayyām—hari terbaik dalam sepekan yang menjadi momentum luar biasa untuk memperkuat ukhuwwah dan semangat pengorbanan dalam Idul Adha.


Dan ketahuilah... Idul Adha bukan hanya soal qurban hewan, tapi juga momentum qurban ego, sekat-sekat golongan, dan perbedaan yang tidak mendasar. Jangan lagi Idul Adha dipisahkan hanya karena "beda metode"—karena sejatinya kita memiliki satu Rabb, satu Nabi, satu Kitab, dan satu arah kiblat.



---


Hikmah & Harapan:


Semoga dengan moment Idul Adha 1446 H yang insya Allah serentak ini, umat Islam makin sadar pentingnya persatuan global, kembali kepada syariat Islam sebagai solusi kehidupan, serta memperkuat ikatan ukhuwah antar bangsa dan negara.


Jangan biarkan batas negara memisahkan hati kita. Islam itu satu, dan kita semua adalah satu umat.


وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai…” (QS. Ali Imran: 103)


Takbir!

Allāhu Akbar!

Posting Komentar untuk "30 Hari Lagi Menuju Idul Adha: Diprediksi Serentak Global & Cocok Nih Kalo Khutbahnya Pakai Tema Persatuan‼️"