Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah yang telah memberikan kita petunjuk dan syariat sempurna sebagai solusi atas seluruh problematika hidup manusia. Namun sayangnya, hari ini banyak manusia — termasuk umat Islam sendiri — enggan menjadikan Islam sebagai solusi. Mereka lebih memilih sistem buatan manusia, menomorduakan bahkan mengesampingkan hukum Allah.
Ketika hukum Allah ditinggalkan, maka kehancuranlah yang menimpa!
---
Lihat kenyataan sekarang!
Ketika manusia enggan berhukum dengan hukum Allah, maka:
Ketidakadilan merajalela.
Korupsi dianggap biasa.
Kebebasan tanpa batas menjadi nilai.
Al-Qur’an bahkan direvisi-revisi, dengan alasan tidak relevan dengan zaman.
Padahal Allah telah menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup manusia hingga hari kiamat. Kalau dianggap tidak relevan, berarti menuduh Allah tidak Maha Tahu masa depan. Astaghfirullah!
> وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَـٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
“Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”
(QS. Al-Ma'idah: 45)
---
Kehidupan yang jauh dari Allah adalah kehidupan yang sempit
Manusia terus mencari solusi atas kegelisahan hatinya ke tempat yang salah. Ketika ditimpa masalah, bukannya kembali kepada Allah, malah mencari pelarian pada hal-hal duniawi:
Konsumsi obat penenang,
Foya-foya,
Nongkrong tiada makna,
Hingga ada yang lari pada bunuh diri. Na’udzubillah!
Allah sudah mengingatkan dalam Al-Qur’an:
> وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُۥ مَعِيشَةًۭ ضَنكًۭا
"Barang siapa yang berpaling dari peringatan-Ku (Al-Qur’an), maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit..."
(QS. Thaha: 124)
---
Sistem Kapitalisme-Sekular: Akar Masalah Dunia Hari Ini
Sistem kapitalis sekuler yang dipeluk oleh mayoritas negeri-negeri Muslim saat ini, termasuk Indonesia, telah menghasilkan generasi:
Individualis,
Egois,
Materialistis,
Hedonistik,
Anti-agama, bahkan Anti-syariat!
Sistem ini mengarahkan manusia untuk percaya bahwa kebahagiaan adalah uang, kesuksesan adalah jabatan, dan agama cukup di masjid saja.
Padahal Islam adalah satu-satunya solusi komprehensif yang Allah turunkan untuk seluruh umat manusia. Tidak hanya mengatur ibadah, tapi juga politik, ekonomi, sosial, hukum, bahkan pergaulan dan adab!
---
Harapan dan Motivasi
Wahai saudaraku, mari kita renungkan...
> أَفَحُكْمَ ٱلْجَـٰهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ ٱللَّهِ حُكْمًۭا لِّقَوْمٍۢ يُوقِنُونَ
“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? Hukum siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agama Allah)?”
(QS. Al-Ma’idah: 50)
Jangan biarkan diri kita larut dalam sistem rusak ini. Mari kita kembali menjadikan Islam sebagai satu-satunya solusi hidup, karena hanya dengan itu hidup akan terarah dan selamat dunia akhirat.
Semoga kita menjadi bagian dari umat yang sadar, bangkit, dan memperjuangkan tegaknya syariat Islam secara kaffah di tengah masyarakat. Jangan biarkan Islam hanya jadi simbol! Jadikan Islam sebagai pedoman, bukan pelengkap.
> يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱدْخُلُوا۟ فِى ٱلسِّلْمِ كَآفَّةً
“Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kalian ke dalam Islam secara keseluruhan (kaffah)...”
(QS. Al-Baqarah: 208)
---
Takbir! Allahu Akbar!
Wallahu a'lam bish-shawab.

Posting Komentar untuk "Akibat Tidak Menjadikan Islam Sebagai Solusi, Maka Kehancuranlah yang Menimpa!😏☝️"