Segala puji hanya milik Allah SWT yang kembali mempertemukan kita dengan hari-hari mulia di bulan Dzulhijjah. Bulan ini bukan bulan biasa. Ini adalah bulan ibadah, pengorbanan, persatuan umat dan momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ
“Tidak ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah daripada 10 hari pertama Dzulhijjah.” (HR. Bukhari)
Artinya, amal sekecil apapun di hari-hari ini nilainya sangat besar di sisi Allah SWT.
DZULHIJJAH: BULAN SUCI YANG DIMULIAKAN
Dzulhijjah termasuk salah satu dari 4 bulan haram (bulan suci) yang dimuliakan Allah SWT, yaitu:
1.) Dzulqa’dah
2.) Dzulhijjah
3.) Muharram
4.) Rajab
Allah SWT berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ
“Sesungguhnya jumlah bulan di sisi Allah ada dua belas bulan... di antaranya empat bulan haram.” (QS. At-Taubah: 36)
Disebut bulan haram karena bulan-bulan ini dimuliakan. Dosa dilipatgandakan, begitu pula pahala amal kebaikan.
Maka jangan sia-siakan hari-hari mulia ini hanya untuk rebahan, scroll media sosial tanpa manfaat, ghibah, maksiat, atau sibuk urusan dunia semata.
AMALAN SUNNAH YANG DIANJURKAN
1. Memperbanyak Shalat Sunnah
Perbanyak:
rawatib, dhuha, tahajud, witir, dan shalat sunnah lainnya.
Karena di hari-hari ini amal sunnah sangat dicintai Allah SWT.
2. Tilawah Al-Qur’an
Jangan jauh dari Al-Qur’an.
Baca, tadabburi dan amalkan isinya. Sebab Al-Qur’an bukan hanya sekadar bacaan, tetapi petunjuk hidup umat manusia.
3. Dzikir & Takbir
Perbanyak:
tahmid, tahlil, tasbih, istighfar, dan takbir.
Allahu Akbar... Allahu Akbar... Laa ilaaha illallah wallahu akbar...
4. Puasa Sunnah
Terutama:
puasa awal Dzulhijjah, dan puasa Arafah tanggal 9 Dzulhijjah bagi yang tidak berhaji.
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
5. Sedekah & Membantu Sesama
Di tengah kondisi ekonomi yang makin berat, sedekah menjadi bukti keimanan.
Kadang sedikit bagi kita, sangat besar bagi orang lain.
6. Taubat & Menjaga Diri Dari Maksiat
Bulan mulia jangan dikotori dengan:
zina, pacaran, judi online, pornografi, musik dan hiburan melalaikan, ghibah, maupun konten-konten merusak aqidah.
Hari ini banyak manusia sibuk mengejar dunia tapi lupa akhirat.
HAJI: PELAJARAN PERSATUAN UMAT
Di bulan Dzulhijjah, jutaan kaum muslimin berkumpul di Tanah Haram melaksanakan ibadah haji.
Mereka berbeda-beda:
bangsa, bahasa, warna kulit, dan budaya,
tetapi disatukan oleh:
aqidah Islam, kiblat yang sama, dan syariat yang sama.
Bahkan seluruh jamaah haji dunia akhirnya mengikuti satu manasik yang sama:
wuquf di Arafah bersama, thawaf di Ka’bah yang sama, dan mengikuti ketentuan yang sama.
Ini membuktikan bahwa Islam sejatinya mampu menyatukan umat manusia.
Persatuan itu mungkin terjadi apabila umat kembali menjadikan syariat Islam sebagai pedoman hidup.
KRITIK UNTUK PEMIMPIN: RAKYAT KECIL PALING TERDAMPAK !!
Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, pernyataan pemimpin seharusnya menenangkan rakyat, bukan justru terkesan meremehkan keresahan masyarakat.
Ketika dollar naik lalu dikatakan “orang desa tidak pakai dollar”, maka ini menunjukkan tidak pahamnya dampak ekonomi kepada rakyat kecil sekaligus juga menunjukan pemimpin yang cenderung lebih berpihak kepada elit pengusaha/oligarki dibanding pada rakyat yang beberapa waktu lalu saat pemilu dipilihnya.
Yo memang betul rakyat desa tidak transaksi pakai dollar.
Tapi ketika dollar naik:
• harga barang impor naik,
• BBM bisa terdampak,
• harga pangan ikut naik,
• biaya produksi naik,
dan akhirnya rakyat kecil yang paling menderita.
Inflasi itu bukan hanya dirasakan orang kota. Petani, buruh, pedagang kecil di desa pun ikut tercekik.
Pemimpin seharusnya:
tegas, berwibawa, berpihak pada rakyat, dan memahami penderitaan masyarakat kecil.
Bukan sekadar memberi pernyataan yang terkesan mèncla-mènclè dan tidak menyentuh akar masalah.
■ PENUTUP ■
Mari jadikan awal Dzulhijjah ini sebagai momentum:
memperbaiki diri,
memperbanyak amal shalih,
mendekat kepada Allah,
dan memperjuangkan kehidupan yang diatur dengan syariat Islam secara kaffah.
Karena hanya dengan kembali kepada aturan Allah SWT, keberkahan hidup akan turun kepada umat manusia.
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ
“Sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan keberkahan dari langit dan bumi kepada mereka.” (QS. Al-A’raf: 96)
Allahu Akbar!
Allahu Akbar!
Walillahil Hamd!
Wallahu a’lam bish shawab.




Posting Komentar untuk "AMALAN SUNNAH DIBULAN DZULHIJJAH"