🗣️"Dari kemaren bahasnya kok politik terus mas? Nyindir terus pemerintah, gaada pembahasan lain kah?"🤦🏻‍♂️

 




Sedulurku...

Kemarin ada yang bertanya kepada saya dengan nada santai tapi penuh makna:

“Mas, kok dari kemarin bahasnya politik terus? Nyindir pemerintah terus… gak ada pembahasan lain kah?”

Saya langsung senyum… bahkan hampir ketawa 🤭😅

Bukan karena meremehkan…

Justru saya mengapresiasi pertanyaan itu.

Kenapa?

Karena itu tanda bahwa tulisan yang kita bagikan dibaca, diperhatikan, bahkan dipikirkan.

Itu artinya bukan sekadar lewat… tapi masuk.

Lalu saya jawab dengan santai:

“Pembahasan lain ada kok… banyak malah.”

Toharoh, fiqih sholat, ibadah sehari-hari… semua itu juga penting dan juga dibahas.

Apalagi kecenderungan penulis di sini mengikuti pendekatan tarjih—berusaha memilih dalil yang paling kuat, tanpa fanatik buta pada satu mazhab, tapi tetap menghormati perbedaan.

Contoh sederhana:

Masalah qunut Subuh.

Secara pribadi mungkin tidak diamalkan, tapi tetap menghormati yang mengamalkan, karena itu ranah furu’iyah, bukan aqidah.

Di sini kita belajar dewasa dalam beragama.

Tapi kemudian muncul pertanyaan lanjutan:

“Kalau gitu, kenapa sering banget bahas politik?”

Nah…

Di sinilah poin pentingnya.


AKAR MASALAH UMAT ADA DI SISTEM KEHIDUPAN

Saudaraku…

Kalau kita jujur melihat realita hari ini:

Umat Islam terpecah…

Mudah diadu domba…

Sumber daya alam dikuasai asing…

Korupsi merajalela…

Kemiskinan di mana-mana…

Pengangguran meningkat…

Pendidikan kehilangan arah…

Akhlak generasi makin menurun…

Nyawa manusia seolah tak berharga…

Pertanyaannya:

Ini semua masalah apa?

Apakah ini sekadar masalah individu?

Tidak.

Ini adalah masalah sistem kehidupan.


ISLAM BUKAN HANYA IBADAH RITUAL

Allah ﷻ berfirman:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ

“Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian…”

(QS. Al-Ma’idah: 3)

Islam itu sempurna.

Bukan cuma mengatur wudhu dan sholat.

Tapi juga:

• Ekonomi

• Pemerintahan

• Hukum

• Sosial

• Pendidikan

Semua diatur.

Tapi hari ini?

Islam hanya dibatasi di masjid.

Di luar itu?

Bebas… Sekarepè dèwèk !🤦‍♂️


AKIBATNYA: KEHIDUPAN JADI KACAU

Allah ﷻ berfirman:

وَمَن أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا

“Barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh dia akan mendapatkan kehidupan yang sempit…”

(QS. Thaha: 124)

Coba lihat kondisi sekarang…

Hidup makin sempit.

Serba sulit.

Penuh tekanan.

Cocok atau tidak dengan ayat ini?


KENAPA HARUS DIBAHAS?

Saudaraku…

Kalau rumah bocor…

Apakah kita cukup mengepel lantainya saja?

Atau kita perbaiki atapnya?

Masalah umat hari ini bukan cuma “lantai basah”.

Tapi atapnya bocor.

Dan atap itu adalah sistem kehidupan.

Makanya pembahasan ini penting.

Bukan untuk sekadar “nyindir”.

Tapi untuk menyadarkan.


TANGGUNG JAWAB SEORANG MUSLIM

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ رَأَى مِنكُمْ مُنكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ...

“Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya…”

(HR. Muslim)

Kalau tidak mampu?

Dengan lisan.

Kalau tidak mampu?

Dengan hati (minimal ada rasa gak ridho) dan itu selemah-lemahnya iman..

Diam terhadap kerusakan…

Bukan solusi !!


TETAP SEIMBANG DALAM BERDAKWAH

Namun bukan berarti kita meninggalkan ibadah.

Tidak!

Kita tetap belajar:

Sholat

Wudhu

Akhlak

Tazkiyatun nafs

Karena itu pondasi.

Tapi…

Kalau hanya fokus pada ibadah individu tanpa peduli kondisi umat?

Ibarat kapal bocor…

Kita sibuk merapikan kursi.


■ HIKMAH & HARAPAN ■

Pertanyaan seperti ini justru tanda baik…

Bahwa umat mulai berpikir.

Mulai peduli.

Mulai kritis.

Mari kita luruskan niat:

Bukan untuk menyindir.

Bukan untuk menyerang.

Bukan pula untuk membenci.

Tapi untuk mengajak kembali kepada Islam secara menyeluruh.

Karena Islam bukan hanya untuk diri sendiri…

Tapi untuk mengatur kehidupan.

Semoga Allah ﷻ memberikan kita pemahaman yang benar, hati yang terbuka, dan keberanian untuk menyampaikan kebenaran…

Walaupun pahit.

Wallahu a’lam bishowab. []

Posting Komentar untuk "🗣️"Dari kemaren bahasnya kok politik terus mas? Nyindir terus pemerintah, gaada pembahasan lain kah?"🤦🏻‍♂️"