TIDAK BOSAN²NYA UNTUK TERUS MENDAKWAHKAN WAJIBNYA MENERAPKAN SYARIAT ISLAM SECARA KAFFAH

 




Tak terasa, berdasarkan Kalender Islam Global Tunggal, kini kita telah melewati sepekan di bulan Syawal. Waktu berlalu begitu cepat. Ramadhan telah pergi, namun semangat ibadah dan dakwah tidak boleh ikut pergi.

Kami juga memohon maaf, setelah beberapa hari sempat jarang update, alhamdulillah pagi ini kita kembali menyapa dengan buletin dakwah seperti biasa. Sebab satu hal yang harus kita yakini:

👉 Ramadhan boleh berakhir, tapi dakwah tidak boleh berhenti.


🌙 Dakwah Itu Kewajiban Sepanjang Masa

Allah ﷻ berfirman:

وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُوْنَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولٰٓئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

(QS. Âli ‘Imrân: 104)

Ayat ini jelas: 👉 Dakwah bukan musiman

👉 Bukan hanya di Ramadhan

👉 Tapi kewajiban sepanjang hayat


🌍 Realita Hari Ini: Dunia Semakin Rusak

Kita hidup di zaman:

• Sekularisasi merajalela

• Liberalisasi merusak pemikiran

• Standar halal-haram mulai kabur

👉 Banyak manusia:

• Menganggap agama mah cukup di masjid aja

• Menganggap syariat tidak relevan dalam kehidupan

Padahal Allah ﷻ berfirman:

أَفَتُؤْمِنُوْنَ بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُوْنَ بِبَعْضٍ ۚ فَمَا جَزَآءُ مَنْ يَّفْعَلُ ذٰلِكَ مِنْكُمْ إِلَّا خِزْيٌ فِي الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۖ وَيَوْمَ الْقِيٰمَةِ يُرَدُّوْنَ إِلٰى أَشَدِّ الْعَذَابِ

“Apakah kamu beriman kepada sebagian Kitab dan ingkar kepada sebagian yang lain? Maka tidak ada balasan bagi orang yang berbuat demikian selain kehinaan di dunia dan azab yang sangat berat di akhirat.”

(QS. Al-Baqarah: 85)

👉 Ini peringatan keras: Islam tidak boleh dipilih-pilih!

Harus diterapkan secara kaffah (menyeluruh)


🔥 Dakwah Bukan Urusan Bayaran!

Hari ini ada mindset rusak:

“Yang dakwah itu pengangguran…”

Ini jelas pemikiran kapitalis sekuler!

Padahal Allah ﷻ berfirman:

وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

“Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas dakwahku. Imbalanku hanyalah dari Tuhan semesta alam.”

(QS. Asy-Syu’arâ: 109)

👉 Para nabi berdakwah:

• Tidak digaji

• Tidak dibayar

• Tidak mencari dunia

Tapi mereka yakin: 👉 Rezeki dijamin Allah!


💰 Salah Paham Tentang Rezeki

Banyak orang berpikir:

“Kalau sibuk dakwah, nanti makan apa?”

Ini akibat pengaruh pemikiran barat!

Padahal Allah ﷻ berfirman:

وَمَا مِنْ دَآبَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا

“Dan tidak ada satu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah yang menjamin rezekinya.”

(QS. Hûd: 6)

👉 Artinya:

• Dakwah tidak menghalangi rezeki

• Justru mendatangkan keberkahan


⚠️ Dakwah Itu Tanggung Jawab, Bukan Pilihan

Rasulullah ﷺ bersabda:

بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً

“Sampaikan dariku walau satu ayat.”

(HR. Bukhari)

👉 Ini perintah langsung: Setiap Muslim adalah da’i!

• Bukan hanya ustadz

• Bukan hanya ulama

• Bukan hanya kyai

👉 Tapi kita semua!


🌱 Dakwah Kaffah: Solusi Umat

Di tengah:

• Kerusakan moral

• Ketidakadilan sistem

• Penindasan global

👉 Solusinya bukan tambal sulam

👉 Tapi kembali kepada:

Syariat Islam secara kaffah

Karena Islam:

• Mengatur ibadah

• Mengatur ekonomi

• Mengatur politik

• Mengatur seluruh aspek kehidupan


🤲 ■ HIKMAH & HARAPAN ■

✨ Ramadhan telah mendidik kita, kini saatnya istiqamah

✨ Dakwah bukan pilihan, tapi kewajiban setiap Muslim

✨ Jangan takut miskin karena dakwah, takutlah jika jauh dari Allah

✨ Mari terus menyuarakan Islam kaffah tanpa lelah

✨ Semoga Allah menjadikan kita bagian dari para pejuang dakwah yang ikhlas

Wallahu a’lam bish-shawab

Posting Komentar untuk "TIDAK BOSAN²NYA UNTUK TERUS MENDAKWAHKAN WAJIBNYA MENERAPKAN SYARIAT ISLAM SECARA KAFFAH"