KETAKUTAN ORANG-ORANG KAFIR ADALAH KETIKA SEMUA UMAT ISLAM BERSATU

 


Di tengah bulan Ramadhan ini kita kembali diingatkan pada satu kenyataan pahit:

kaum Muslim di berbagai penjuru dunia masih menjadi korban penindasan.

Di Palestina, khususnya Gaza, anak-anak, wanita, dan warga sipil menjadi korban kekejaman perang. Rumah dihancurkan, masjid dibombardir, bahkan bantuan kemanusiaan seringkali dihalangi.

Ironisnya, di saat penderitaan itu terjadi, umat Islam justru masih sering disibukkan oleh perdebatan internal.

• Perdebatan mazhab.

• Perdebatan organisasi.

• Perdebatan suku dan negara.

Padahal kekuatan terbesar umat Islam adalah persatuan.


Umat Islam Adalah Satu Saudara

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara. Karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.”

(QS. Al-Hujurat: 10)

Allah tidak mengatakan hanya saudara satu negara.

Tidak juga saudara satu suku.

Tetapi semua orang beriman adalah saudara.

Persaudaraan ini melampaui batas:

• negara

• bahasa

• warna kulit

• organisasi

• bahkan mazhab

Karena yang mempersatukan umat Islam adalah aqidah Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah.


Perpecahan Adalah Senjata Musuh

Allah juga telah mengingatkan:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا

“Berpeganglah kalian semuanya kepada tali Allah dan janganlah kalian bercerai-berai.”

(QS. Ali ‘Imran: 103)

Musuh-musuh Islam sangat memahami satu hal:

• umat Islam kuat jika bersatu.

Karena itu strategi yang sering digunakan adalah memecah belah umat.

Dengan berbagai cara:

• konflik mazhab

• konflik politik

• konflik nasionalisme

• konflik suku dan budaya

Padahal sesungguhnya umat Islam adalah satu tubuh.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ

“Perumpamaan kaum mukmin dalam saling mencintai dan menyayangi seperti satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, seluruh tubuh ikut merasakan demam dan tidak bisa tidur.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Artinya ketika Gaza diserang, seharusnya hati umat Islam di seluruh dunia ikut merasakan sakit.


Perbedaan Bukan Alasan Bermusuhan

Islam tidak menutup mata bahwa manusia memiliki perbedaan.

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا

“Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.”

(QS. Al-Hujurat: 13)

Perbedaan suku, bangsa, bahkan pandangan fiqh adalah sesuatu yang ada sejak dahulu.

Tetapi perbedaan tidak boleh berubah menjadi permusuhan.

Rasulullah ﷺ juga memperingatkan:

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يُسْلِمُهُ

“Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya. Ia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya disakiti.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu, perdebatan kecil seperti:

• qunut atau tidak qunut

• tahlilan atau tidak

• perbedaan organisasi

• bahkan perbedaan negara kebangsaan 

tidak boleh membuat umat Islam saling bermusuhan.

Jika umat terus bertengkar, musuh hanya perlu duduk menonton sambil tersenyum and bertepuk tangan.


Kekuatan Umat Ada Pada Persatuan

Sejarah menunjukkan bahwa ketika umat Islam bersatu, mereka menjadi kekuatan besar yang dihormati dunia.

Namun ketika umat terpecah menjadi kelompok-kelompok kecil, mereka menjadi lemah dan mudah dipermainkan.

Allah telah memperingatkan:

وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ

“Janganlah kalian saling berselisih, karena itu akan membuat kalian menjadi lemah dan hilang kekuatan kalian.”

(QS. Al-Anfal: 46)

Ayat ini sangat jelas.

Perselisihan yang berlebihan akan menghilangkan kekuatan umat.


Momentum Ramadhan Untuk Memperkuat Ukhuwah

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga.

Ramadhan adalah madrasah untuk:

• membersihkan hati

• memperkuat iman

• memperbaiki hubungan sesama Muslim

Ramadhan seharusnya menjadikan kita semakin peduli terhadap nasib umat Islam di seluruh dunia.

Karena Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ أَصْبَحَ لَا يَهْتَمُّ بِأُمُورِ الْمُسْلِمِينَ فَلَيْسَ مِنْهُمْ

“Barang siapa yang tidak peduli terhadap urusan kaum Muslimin maka ia bukan bagian dari mereka.”

(HR. Thabrani)

Minimal kita memiliki kepedulian:

• doa

• dukungan

• solidaritas

dan kesadaran untuk tidak menambah perpecahan di tengah umat.


■ HIKMAH & HARAPAN ■

Musuh terbesar umat Islam bukanlah perbedaan mazhab, bukan pula perbedaan organisasi.

Musuh terbesar umat Islam adalah perpecahan.

Karena itu mari kita:

• memperkuat ukhuwah Islamiyah

• menghentikan permusuhan internal

• fokus pada persatuan umat

dan membangun kekuatan umat Islam bersama-sama.

Semoga Ramadhan ini menjadi momentum kebangkitan kesadaran umat bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar Islam.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Takbir!

Allahu Akbar!



Dukung Dakwah Buletin Subuh

Apabila sahabat sekalian merasa buletin ini bermanfaat,

silakan dukung dakwah ini dengan donasi seikhlasnya.

Donasi digunakan untuk:

• biaya cetak buletin dakwah

• distribusi buletin

• kebutuhan dakwah lainnya.

Transfer melalui DANA Klik Disini untuk donasi.

Semoga setiap rupiah yang disumbangkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Jazakumullahu khairan katsiran.


Monggo ditonton juga Live Streaming di chanel YouTube AL VLOGGER

Posting Komentar untuk "KETAKUTAN ORANG-ORANG KAFIR ADALAH KETIKA SEMUA UMAT ISLAM BERSATU"