30 HARI LAGI MENUJU RAMADHAN

 



بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Alhamdulillāh, segala puji hanya milik Allah ﷻ yang masih melimpahkan kepada kita nikmat iman, Islam, dan kesempatan hidup untuk terus memperbaiki diri. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, kepada keluarga, para sahabat, serta kepada kita semua yang berharap diakui sebagai umatnya dengan cara mengikuti sunnah dan syariat yang beliau bawa.

Tidak terasa, kini kita memasuki 30 hari terakhir menjelang Ramadhan.

Menurut Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang digunakan Muhammadiyah:

1 Sya’ban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026 M, hari ini Senin adalah 30 Rajab 1447 H atau 19 Januari 2026 M.

1 Ramadhan 1447 H insya Allah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 M

Artinya, waktu persiapan semakin sempit. Ramadhan bukan datang untuk orang yang siap mendadak, tetapi untuk mereka yang bersiap sejak sekarang.


RAMADHAN BUKAN SEKADAR RITUAL


Ramadhan adalah bulan pendidikan iman dan ketaatan. Allah ﷻ berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.”

(QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menegaskan bahwa tujuan puasa adalah takwa, bukan sekadar menahan lapar dan haus. Puasa melatih ketaatan menyeluruh: lisan, perbuatan, pikiran, dan sikap hidup.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makan dan minumnya.”

(HR. Bukhari)


ISLAM MENUNTUT KETAATAN TOTAL


Islam bukan agama yang dijalankan setengah-setengah. Allah ﷻ menegaskan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً

“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara keseluruhan (kaffah).”

(QS. Al-Baqarah: 208)

Ramadhan mengajarkan kita untuk konsisten: taat dalam ibadah, jujur dalam muamalah, menjaga akhlak, dan tunduk pada aturan Allah tanpa pilih-pilih.


30 HARI INI UNTUK APA?


Sisa waktu ini adalah masa persiapan:

• Membenahi shalat dan kedisiplinan waktu

• Membiasakan tilawah Al-Qur’an

• Mengendalikan lisan dan perilaku

• Melatih puasa sunnah dan amal ketaatan

Agar Ramadhan tidak berlalu sebagai rutinitas tahunan, tetapi menjadi titik perubahan nyata.


■ HIKMAH & HARAPAN ■


Hikmah:

Ramadhan mendidik kita menjadi pribadi yang taat secara utuh, bukan hanya rajin ibadah ritual, tetapi juga lurus dalam sikap dan perbuatan.

Harapan:

Semoga 30 hari persiapan ini menjadikan kita siap menyambut Ramadhan dengan iman yang kokoh, amal yang nyata, dan komitmen menjalankan Islam secara kaffah.

Wallāhu a‘lam bish-shawāb.


Posting Komentar untuk "30 HARI LAGI MENUJU RAMADHAN"