95 Hari Lagi Menuju Ramadhan

 



Sabtu, 15 November 2025 M / 24 Jumadil Awwal 1447 H

(Hitungan menuju 1 Ramadhan 1447 H—Rabu, 18 Februari 2026 M berdasarkan KHGT Muhammadiyah)



---


🌙 RAMADHAN SUDAH DEKAT — APA KITA WÈS SIAP?


Hadirin sekalian, kita sekarang tinggal 95 hari lagi menuju Ramadhan. Kedengarannya masih lama? Padahal 95 hari itu cuma “tiga kali tidur 30 kali lewat” — tahu-tahu udah azan Maghrib pertama Ramadhan!


Bulan mulia itu bakal datang sebentar lagi, dan orang beriman itu mestinya sudah mulai pemanasan iman dari jauh-jauh hari.


Allah ﷻ berfirman:


> يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ

(“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah sebenar-benar takwa.”)

(QS. Ali ‘Imran: 102)




Ramadhan itu ladang takwa. Dan takwa gak bisa dibangun instan tiga hari menjelang Ramadhan, tapi dibentuk sejak awal.



---


🔥 MEMANASKAN MESIN KEIMANAN


Sejak sekarang, yuk mulai bangun rutinitas:


1. Puasa Sunnah Senin & Kamis


Nabi ﷺ bersabda:


> تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ

“Amal-amal diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis.”

(HR. Tirmidzi no. 747)




Puasa sunnah ini ibarat latihan sebelum puasa wajib.


2. Bangun Qiyamullail walau 10 menit


> وَبِٱلْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

(“Dan pada waktu sahur mereka memohon ampun.”)

(QS. Adz-Dzariyat: 18)




Qiyamullail itu “charging iman”.


3. Tingkatkan baca Qur’an


Target minimal 1 halaman per hari dari sekarang. Nanti masuk Ramadhan jadi lebih ringan, gak kaget.



---


☕ TAPI… RAMADHAN BUKAN CUMA RITUAL!


Nah ini yang sering dilupakan. Umat Islam seringnya menyempitkan Ramadhan hanya pada ibadah mahdhah:


Puasa ✔


Tarawih ✔


Tadarus ✔



Padahal Islam itu kaffah, mencakup seluruh aspek kehidupan.


> يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱدْخُلُوا۟ فِى ٱلسِّلْمِ كَافَّةً

(“Wahai orang beriman, masuklah ke dalam Islam secara total.”)

(QS. Al-Baqarah: 208)




Islam mengatur semuanya:

Ekonomi, politik, pendidikan, sosial, keamanan, kesehatan, hingga akhlak.


Kalau umat cuma mengambil Islam sebatas ritual, yo wajar kalau negara kita ini:


• Korupsi makin brutal 🚨


• Umat mudah diadu domba 😓


• Perzinahan merajalela 💔


• Kriminalitas naik terus 📈


Dan parahnya lagi: LGBT jadi tren 🤦‍♂️



Contoh nyata?

Kasus grup Facebook Komunitas Gay Ciamis baru-baru ini bikin heboh (cek di Facebook). Bukan hanya di Ciamis saja mungkin dimana mana termasuk kota-kota besar yang ada di Indonesia seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya apalagi Jakarta mesti sudah banyak. — ini bukti penyakit pemikiran sekuler-liberal makin masuk ke tubuh umat. Ini terjadi karena:


Syariat tidak diterapkan.


Kalau aturan Allah ditinggalkan, yang muncul ya kerusakan moral.


Allah mengingatkan:


> وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّـٰلِمُونَ

(“Siapa yang tidak berhukum dengan apa yang Allah turunkan, maka mereka itu orang-orang zalim.”)

(QS. Al-Ma'idah: 45)




Ramadhan mengajarkan ketaatan pada syariat, bukan cuma ketaatan menahan lapar.



---


🌍 RAMADHAN: BULAN MEMULIHKAN PERADABAN


Umat Islam itu kuat kalau Islam jadi pedoman seluruh aspek hidup, bukan cuma ritual.


Makanya sejak 95 hari sebelum Ramadhan, kita harus:


• Menyadarkan umat bahwa Islam adalah way of life


• Mengajak kembali pada syariat yang sempurna


• Menolak ide-ide sekularisme & liberalisme


• Menghidupkan dakwah kaffah di tengah masyarakat



Nabi ﷺ bersabda:


> مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ

(“Siapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya…”)

(HR. Muslim no. 49)




Ramadhan bukan cuma soal puasa.

Ramadhan adalah pengingat untuk kembali kepada Islam secara keseluruhan.



---


🌕 95 HARI LAGI — APA LANGKAH KITA?


🔹 Rutin puasa Senin-Kamis atau melakukan puasa qodho bagi yang kemarin sempat bolong karena ada halangan

🔹 Memperbaiki ibadah dari sekarang

🔹 Membersihkan hati dari dosa

🔹 Menguatkan dakwah di masyarakat

🔹 Menolak arus liberal yang merusak umat

🔹 Mempersiapkan diri bukan cuma secara ritual — tapi secara ideologis


Ramadhan itu momentum.

Yang siap — menang.

Yang tidak siap — hanya dapat lapar dan haus.



---


■ HIKMAH & HARAPAN ■


Semoga 95 hari tersisa ini menjadi masa persiapan jiwa, pembersihan hati, dan peneguhan langkah untuk menyambut Ramadhan dengan iman yang kuat serta kesadaran bahwa Islam harus kembali tegak secara kaffah dalam seluruh lini kehidupan.


Wallahu a'lam bish-shawab.

Posting Komentar untuk "95 Hari Lagi Menuju Ramadhan"