بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Alhamdulillāh, tak terasa hari ini Kamis, 20 November 2025 M / 29 Jumadil Awal 1447 H, kita resmi memasuki 90 hari lagi menuju Ramadhan 1447 H.
Menurut Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang dipakai oleh Muhammadiyah, 1 Ramadhan 1447 H akan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 M.
Ramadhan semakin dekat. Saatnya kita memperbaiki diri, memperkuat ibadah, dan kembali menegakkan ketaatan secara total sebagai hamba Allah.
---
SOLAT BERJAMAAH DI MASJID: KEWAJIBAN PRIA MUSLIM
Para ulama, termasuk Imam Asy-Syafi’i rahimahullah, menegaskan bahwa shalat berjamaah di masjid bagi pria adalah fardu kifayah, dan meninggalkannya tanpa uzur adalah dosa besar.
Bahkan di masa Rasulullah ﷺ dan para khalifah setelah beliau, pria yang meninggalkan jamaah ditegur keras, hingga ada hadits ancaman pembakaran rumah bagi mereka yang enggan hadir tanpa uzur.
Dalil Hadis
نَوَى النَّبِيُّ ﷺ أَنْ يَأْمُرَ رَجُلًا فَيُصَلِّيَ بِالنَّاسِ ثُمَّ يُحَرِّقَ عَلَى رِجَالٍ يَتَخَلَّفُونَ عَنِ الْجَمَاعَةِ بُيُوتَهُمْ
“Nabi ﷺ hampir memerintahkan seseorang mengimami manusia, lalu beliau pergi kepada kaum yang tidak hadir shalat berjamaah dan membakar rumah-rumah mereka.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Di zaman sistem Kalitalis-Sekuler saat ini, ketaatan pada Allah dianggap hanya “opsional”. Semua dibingkai atas nama HAM buatan Barat, sampai-sampai shalat pun dianggap sekadar pilihan, bukan kewajiban.
Wajar jika muncul berbagai kerusakan sosial dan moral di negeri-negeri Muslim.
Peringatan Al-Qur’an
وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللّٰهُ فَأُولٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ
“Barang siapa tidak berhukum dengan hukum Allah, maka mereka itulah orang-orang kafir.” (QS. Al-Māidah: 44)
وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللّٰهُ فَأُولٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
“…mereka itulah orang-orang fasik.” (QS. Al-Māidah: 47)
وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللّٰهُ فَأُولٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
“…mereka itulah orang-orang zalim.” (QS. Al-Māidah: 45)
Maka pria Muslim hendaknya kembali ngajeni masjid, merutinkan shalat berjamaah, dan memakmurkannya seperti generasi awal umat ini.
---
MENUJU RAMADHAN: RUTINKAN PUASA SUNNAH
Ramadhan tinggal 90 hari. Saatnya:
✔ Biasakan puasa Senin–Kamis
Puasa yang sangat ditekankan Rasulullah ﷺ.
✔ Puasa Ayyamul Bidh
Tanggal 13–14–15 tiap bulan hijriah.
✔ Qadha’ puasa Ramadhan
Bagi yang kemarin berhalangan—seperti wanita haid, nifas, atau musafir—segera qadha sebelum Ramadhan berikutnya tiba. Jangan ditunda sampai menumpuk.
Menghidupkan puasa sunnah membuat jasad ringan dalam ibadah dan hati lebih siap menyambut bulan suci.
---
BERISLAM SECARA KAFFAH
Ramadhan bukan sekadar puasa dan tarawih.
Islam bukan hanya ibadah ritual.
Islam mengatur:
• Ibadah
• Muamalah & ekonomi
• Pendidikan
• Kesehatan
•Akhlak
• Hingga politik dan sistem pemerintahan
• Bahkan uqubat (sanksi hukum)
Karena itu Allah memerintahkan:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً
“Wahai orang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara keseluruhan (kaffah).”
(QS. Al-Baqarah: 208)
Bagaimana mungkin Islam menjadi rahmatan lil ‘alamin bila hukum-hukumnya saja tidak diterapkan?
Bagaimana keberkahan dirasakan umat bila hidup dipimpin oleh aturan manusia, bukan aturan Rabb semesta alam?
Ramadhan harus menjadi momentum kembali serius memikirkan penerapan syariat secara total dalam kehidupan.
---
■ HIKMAH & HARAPAN ■
Semoga 90 hari menjelang Ramadhan ini:
Membuat kita semakin taat kepada Allah
Menghidupkan masjid dengan shalat berjamaah
Menghidupkan sunnah puasa
Membersihkan hati, memperbaiki niat
Dan mendorong kita berjuang menghadirkan Islam sebagai sistem hidup yang sempurna
Semoga Allah memudahkan langkah kita menuju Ramadhan yang penuh berkah.
وَاللّٰهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ


Posting Komentar untuk "90 HARI LAGI MENUJU RAMADHAN"