Malam Ahad, 15 Rabiul Awwal 1447 H / 13 September 2025 M
Kajian rutin JiMad (Ngaji Malam Ahad) bersama PC Muhammadiyah Mangunjaya di Masjid Al-Islah, bersama KH. Sutarman M.BA
---
🌿 Pendahuluan
Wudhu bukan sekadar syarat sah shalat, tetapi juga ibadah yang penuh keberkahan. Ada banyak sunnah dan adab yang dianjurkan ketika berwudhu. Dalam kajian malam ini, KH. Sutarman menjelaskan beberapa poin penting seputar sunnah-sunnah wudhu, adab, dan hal-hal yang perlu diperhatikan agar wudhu kita sempurna.
---
1. Dzikir dan Kalimat Thayyibah ketika Berwudhu
Disunnahkan berdzikir dengan kalimat thayyibah ketika berwudhu, sebab dzikir itu mengingatkan kita kepada Allah. Namun, dilarang berdzikir atau mengucapkan salam saat buang hajat.
📖 Dalil:
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata:
> "Bahwa ada seorang laki-laki yang lewat ketika Rasulullah ﷺ sedang buang air kecil di tempat pembuangan sampah. Laki-laki itu mengucapkan salam, namun Rasulullah ﷺ tidak menjawabnya."
(HR. Muslim, Ahmad, an-Nasa’i)
---
2. Sunnah Berwudhu Sebelum Tidur
Rasulullah ﷺ menganjurkan wudhu sebelum tidur.
📖 Dalil:
عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ، قَالَ لِيَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
«إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الأَيْمَنِ»
(HR. Bukhari Muslim)
Artinya: "Jika engkau hendak pergi ke tempat tidurmu, maka berwudhulah sebagaimana wudhu untuk shalat, lalu tidurlah di sisi kananmu."
---
3. Sunnah Berwudhu bagi Orang Junub sebelum Tidur
Orang yang junub dianjurkan berwudhu sebelum tidur, meskipun belum mandi wajib.
📖 Dalil:
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ:
كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ وَهُوَ جُنُبٌ غَسَلَ فَرْجَهُ، وَتَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ
(HR. Bukhari Muslim)
Artinya: "Apabila Rasulullah ﷺ hendak tidur dalam keadaan junub, beliau mencuci kemaluannya, lalu berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat."
---
4. Sunnah Berwudhu sebelum Mandi
Baik mandi wajib maupun mandi sunnah, dianjurkan diawali dengan wudhu terlebih dahulu.
📖 Dalil:
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ، ثُمَّ يَفْرُغُ بِيَمِينِهِ عَلَى شِمَالِهِ فَيَغْسِلُ فَرْجَهُ، ثُمَّ تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ
(HR. Bukhari Muslim)
Artinya: "Apabila Rasulullah ﷺ mandi janabah, beliau memulai dengan mencuci kedua tangannya, kemudian menuangkan air dari tangan kanan ke tangan kiri untuk mencuci kemaluannya, lalu beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat."
---
5. Sunnah Berwudhu setelah Makan Daging yang Dimasak Api
📖 Dalil:
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «تَوَضَّئُوا مِمَّا مَسَّتِ النَّارُ»
(HR. Muslim, Ahmad, an-Nasa’i)
Artinya: "Berwudhulah kalian setelah makan sesuatu yang dimasak dengan api."
---
6. Memperbarui Wudhu Setiap Shalat
Disunnahkan memperbaharui wudhu untuk setiap shalat, meskipun masih dalam keadaan suci.
📖 Dalil:
عَنْ أَنَسٍ قَالَ:
كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَتَوَضَّأُ عِنْدَ كُلِّ صَلاَةٍ، وَنَحْنُ نُصَلِّي الصَّلَوَاتِ بِوُضُوءٍ وَاحِدٍ
(HR. Bukhari Muslim)
---
📝 Catatan Penting Seputar Wudhu
1. Boleh berbicara saat berwudhu, tidak ada dalil shahih yang melarang.
2. Membaca doa-doa khusus pada setiap anggota wudhu adalah bid’ah; cukup doa yang ada dalam sunnah.
3. Membasuh anggota wudhu maksimal 3x; kepala dan telinga hanya sekali.
4. Halangan air seperti cat, pulut, atau gajih bisa membatalkan wudhu bila menutup kulit.
5. Mustahadhah (wanita dengan darah istihadhah) berwudhu dan menjaga agar darah tidak menyebar.
6. Boleh minta tolong orang lain untuk membantu wudhu.
7. Boleh mengeringkan anggota wudhu dengan tisu, handuk, kain, dsb.
---
🌸 Penutup
Wudhu adalah pintu suci menuju ibadah. Dengan memperhatikan sunnah-sunnahnya, wudhu kita tidak hanya sah secara syar’i, tapi juga lebih sempurna dan berpahala. Mari kita jaga kesucian wudhu dalam kehidupan sehari-hari, karena wudhu adalah cahaya seorang mukmin.


Posting Komentar untuk "📖 Tholabul Wudhu: Keutamaan & Sunnah-Sunnah dalam Berwudhu"