๐Ÿ•Œ Makna Tauhid: "Asyhadu Alla Ilaha Illallah"

✨Catatan Ngaji Bersama Ustadz Uyun✨


Selasa, 14 Dzulhijjah 1446 H /10 Juni 2025 M
๐Ÿ—“️Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT)

Pada Senin malam Selasa, 9 Juni 2025 M, atau bertepatan dengan malam 14 Dzulhijjah 1446 H (berdasarkan Kalender Hijriyah Global Tunggal - KHGT), telah digelar kembali Kajian rutinan kitab Shulam At-Taufiq karya Syech Nawawi Al-Bantani setiap 2 pekan sekali di Masjid At-Taqwa, Desa Cijeungjing, Ciamis. Acara ini diisi oleh Ustadz Yuyun Andi Rahayu, S.H dan diselenggarakan oleh Majelis Al-Fathriyah bekerja sama dengan DKM At-Taqwa.


Meresapi Keimanan, Mengokohkan Keyakinan

Hari ini, kita kembali menapaki tangga ilmu dengan membedah kalimat yang paling agung dalam Islam: Asyhadu alla ilaha illallah—Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Kalimat tauhid ini bukan sekadar ucapan bibir, tapi adalah pengakuan yang wajib tumbuh dari ilmu, pembenaran hati, dan pembuktian sikap.


Sebagaimana dijelaskan dalam kitab Shulamul Taufiq karya Syaikh Nawawi al-Bantani yang dikaji di Masjid At-Taqwa Cijeungjing, tauhid bukan hanya tahu, tapi harus yakin, mengakui, dan memperjuangkan. Maka siapa pun yang mengaku Muslim, wajib menancapkan keimanan dalam-dalam, hingga jika diguncang badai ujian, tidak akan goyah. Bahkan seperti Bilal bin Rabah, tetap menyuarakan "Ahad! Ahad!" meski disiksa berat.


✨ Tafsir Tauhid dari Ulama Nusantara


Berikut potongan isi kitab:


> ูˆู…ุนู†ู‰ ุฃุดู‡ุฏ ุฃู† ู„ุง ุฅู„ู‡ ุฅู„ุง ุงู„ู„ู‡

ุฃู† ุชุนู„ู… ูˆุชุนุชู‚ุฏ ูˆุชุคู…ู† ูˆุชุตุฏู‚ ุฃู† ู„ุง ู…ุนุจูˆุฏ ุจุญู‚ ููŠ ุงู„ูˆุฌูˆุฏ ุฅู„ุง ุงู„ู„ู‡ ุงู„ูˆุงุญุฏ ุงู„ุฃุญุฏ ุงู„ุฃูˆู„ ุงู„ู‚ุฏูŠู… ุงู„ู‚ุงุฆู… ุงู„ุญูŠ ุงู„ู‚ูŠูˆู…...




"Makna 'Asyhadu alla ilaha illallah' adalah bahwa kamu mengetahui, meyakini, membenarkan, dan mempercayai bahwa tidak ada sesembahan yang benar selain Allah semata, Yang Maha Esa, Yang Pertama, Yang Qadim, Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri..."


๐Ÿ“Œ Allah tidak butuh tempat, tidak terikat waktu, tidak bertubuh, tidak menyerupai makhluk.


> ู„َูŠْุณَ ูƒَู…ِุซْู„ِู‡ِ ุดَูŠْุกٌ ۖ ูˆَู‡ُูˆَ ุงู„ุณَّู…ِูŠุนُ ุงู„ْุจَุตِูŠุฑُ

“Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya. Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”

(QS. Asy-Syura: 11)




> ุงู„ู„َّู‡ُ ู„َุง ุฅِู„َٰู‡َ ุฅِู„َّุง ู‡ُูˆَ ุงู„ْุญَูŠُّ ุงู„ْู‚َูŠُّูˆู…ُ ۚ

“Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri.”

(QS. Al-Baqarah: 255)




๐Ÿ“Œ Tauhid juga mengajarkan bahwa Allah satu-satunya Pencipta dan Pengatur segalanya:


> ุงู„ู„َّู‡ُ ุฎَุงู„ِู‚ُ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ۖ ูˆَู‡ُูˆَ ุนَู„َู‰ٰ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ูˆَูƒِูŠู„ٌ

“Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia Maha Pemelihara atas segala sesuatu.”

(QS. Az-Zumar: 62)





---


๐Ÿง  Akal Wajib Meyakini Wujud Allah


Ustadz Yuyun menjelaskan, orang yang tidak bisa meyakini adanya Allah tanpa pembuktian—itu bukan berpikir, itu ragu! Akal sehat bisa memahami bahwa wajib wujud Allah, dan tidak mungkin keberadaan-Nya bergantung pada sesuatu yang lain.


> ู‚ُู„ْ ู‡ُูˆَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฃَุญَุฏٌ ۝ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ุตَّู…َุฏُ

"Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah tempat bergantung segala sesuatu."

(QS. Al-Ikhlas: 1-2)





---


๐Ÿ’ฅ Perlawanan terhadap Tahayul & Sekulerisme


Tauhid bukan hanya dibahas di kelas, tapi harus berdampak sosial. Umat harus terbebas dari tahayul, bid’ah, dan khurafat (TBC). Jangan sampai umat Islam mempercayai benda-benda keramat, meminta-minta ke kuburan, atau yakin bahwa rezeki terhalang karena belum ikut program pemerintah (seperti vasektomi) ๐Ÿ˜†๐Ÿ™ˆ.


๐Ÿ“Œ Al-Razzaq (ุงู„ุฑุฒุงู‚) — Allah-lah yang memberi rezeki, bukan jabatan atau kebijakan!


> ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู‡ُูˆَ ุงู„ุฑَّุฒَّุงู‚ُ ุฐُูˆ ุงู„ْู‚ُูˆَّุฉِ ุงู„ْู…َุชِูŠู†ُ

“Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.”

(QS. Adz-Dzariyat: 58)





---


๐Ÿ•Š️ Hikmah & Harapan


Kajian ini bukan hanya menguatkan iman, tapi juga menggugah kesadaran: bahwa tauhid itu perjuangan, bukan slogan. Bahwa makna kalimat syahadat tak akan pernah hidup jika tidak membuahkan sikap membela Allah, meyakini hanya Allah sebagai pengatur hidup, dan meninggalkan kebergantungan kepada makhluk.


Semoga umat Islam makin kokoh dalam tauhid, menjauhkan diri dari syirik, khurafat, dan menyandarkan hidup hanya kepada Allah ๏ทป. Dan semoga masjid-masjid kita terus menjadi pusat penguatan tauhid umat, bukan sekadar tempat seremonial semata.


> ุฅِู† ุชَู†ุตُุฑُูˆุง ุงู„ู„َّู‡َ ูŠَู†ุตُุฑْูƒُู…ْ ูˆَูŠُุซَุจِّุชْ ุฃَู‚ْุฏَุงู…َูƒُู…ْ

“Jika kalian menolong (agama) Allah, niscaya Allah akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian.”

(QS. Muhammad: 7)





---


FASTABIQUL KHOIROT!


Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Walillahil hamd!

Posting Komentar untuk "๐Ÿ•Œ Makna Tauhid: "Asyhadu Alla Ilaha Illallah""