ALDIBLOGGERS2023.BLOGSPOT.COM, CIAMIS -- Dalam buku Fiqih Islam wa Adilatuhu Jilid 3 oleh Prof. Dr Wahbah Az-Zuhaili, puasa sunah disebut dengan puasa tathawwu' atau tatawuk, yang artinya mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan pelaksanaan ibadah yang tidak wajib. Puasa tatawuk memiliki beberapa keutamaan, diantaranya yang penting adalah sebagai berikut:
a. Puasa tatawuk dapat menjadi perisai dari api neraka, sebagaimana dipahami dari hadits,
yang artinya : Dari Abu Sa'ad ad-Khudri r.a [diriwayatkan bahwa] ia berkata: "Saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa berpuasa pada suatu hari dijalan Allah, maka Allah akan menjauhkannya dari api neraka selama 70 tahun. [HR. al-Bukhari, Muslim, at-Tirmizi, an-Nasa'i, Ahmad, ad-Darimi, dan Ibn Majah].
b. Malaikat selalu bershalawat atas orang yang berpuasa,
Dari Umi Umarah binti Ka'ab bahwa Nabi SAW pernah mendatanginya, lalu Umarah meminta makanan untuk dihidangkan kepada beliau, maka Nabi SAW bersabda kepadanya: "Silahkan engkau juga makan. Umi Umarah menjawab: "Saya berpuasa. Kemudian Nabi SAW bersabda: "Sesungguhnya orang berpuasa apabila ada perjamuan makan padanya, maka malaikat akan memberi sholawat kepadanya sampai perjamuan tersebut selesai, atau menurut lafal lain sampai mereka selesai makan. [HR at-Tirmizi, Ahmad, Ibn Majah, dan ad-Darimi].
c. Puasa Tatawuk dapat menghapus dosa,
Dari Abu Qatadah, dari Nabi SAW [diriwayatkan bahwa] ia berkata: Ada seseorang bertanya kepada Nabi SAW: "Bagaimana pendapat Anda tentang puasa Arafah? Nabi menjawab: "Puasa Arafah itu dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan yang tersisa. Kemudian orang tadi bertanya lagi: "Bagaimana tentang puasa Asyura'? Nabi SAW menjawab: Puasa Asyura' dapat menghapus dosa yang telah lalu. [HR. Ahmad].
Catatan : Hendaknya jangan terjadi salah pengertian dan jangan timbul anggapan yang mengarah kepada bermudah-mudah melakukan perbuatan maksiat dan dosa semata karena anggapan bahwa dengan berpuasa sunnah sehari saja dosa-dosa itu, bahkan dosa setahun yang lalu dan yang akan datang, segera akan terhapus, dan orang tersebut akan dijauhkan dari api neraka sejauh tujuh puluh tahun. Perlu dicamkan bahwa puasa yang sungguh-sungguh bukan sekedar perbuatan fisik berupa tidak makan, tidak minum dan tidak berhubungan badan (bagi pasangan suami istri) belaka, melainkan puasa yang sesungguhnya adalah puasa yang didasarkan kepada suatu komitmen otentik untuk meninggalkan segala perbuatan dosa dan maksiat dan sekaligus juga tereflesikan dalam perbuatan dan tingkah laku nyata.
Oh iya gaes, untuk puasa Sunnah sendiri seperti yang sudah dikutip pada pembahasan diatas itu ada berbagai macam ya seperti puasa Arafah, puasa Asyura', puasa Nabi Dawud, dan lain-lain. Namun disini, yang akan admin bahas adalah puasa Sunnah di hari Senin dan Kamis.
Ibadah puasa sunnah Senin Kamis adalah puasa yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk dilaksanakan. Rasulullah menganjurkan puasa Sunnah tersebut, karena ada keutamaan yang luar biasa pada amalan tersebut. Puasa Senin dan Kamis dilaksanakan mulai sejak terbit matahari atau saat subuh.
Posting Komentar untuk "Harus dibiasakan gaes !! Inilah keutamaan puasa Sunnah salahsatunya hari Senin dan Kamis."