Dusun Pancalan RT 3 RW 10 sebuah kampung unik yang terletak paling ujung di kab. Ciamis ini mempunyai ciri khas bahasa daerah campuran Sunda & Jawa sebagai contoh bentuk dari kebhinekaan

Dusun Pancalan RT 3 RW 10 sebuah kampung unik yang terletak paling ujung di kab. Ciamis ini mempunyai ciri khas bahasa daerah campuran Sunda & Jawa sebagai contoh bentuk dari kebhinekaan







Suasana sore hari di Dusun Pancalan RT 3 ini selalu ramai warga berkumpul

ALDIBLOGGERS2023.BLOGSPOT.COM, CIAMIS -- Halo gaes jumpa lagi di MyBlogger, pada blog kali ini admin akan memberikan sebuah artikel menarik, yang mana teman-teman pembaca setia disini wajib sekali untuk membaca artikel yang satu ini. Artikel ini akan membahas tentang sebuah kampung unik meski lokasinya terpencil paling ujung di kab. Ciamis, ya karena dusun ini berbatasan langsung dengan provinsi Jawa tengah dibagian timur dan dibagian barat & selatan ini berbatasan dengan kab. Pangandaran. Dusun ini bernama Pancalan, yang terletak di Desa Purwajaya, kec. Purwadadi, kab. Ciamis. Secara geografis memang dusun ini seharusnya sudah masuk menjadi bagian dari kab. Pangandaran, karena memang lokasinya yang berada di ujung sendiri ini dari desa Purwajaya. Meski demikian, dusun Pancalan ini mempunyai keunikan loh gaes, oh iya di Dusun inilah tempat admin tinggal ya gaes. Oke disini admin tidak akan memaparkan se dusun, melainkan hanya di bagian RT 3 dusun ini saja ya gaes, ditempat admin tinggal ini. 



RT 3 Dusun Pancalan ini lokasinya berada persis ditengah tengah dusun Pancalan, dan merupakan sentral atau kuranglebih bisa dikatakan pusatnya dusun Pancalan ini. Ya karena masjid Jami Darunnajah, satu-satunya masjid yang biasa digunakan warga Pancalan untuk kegiatan keagamaan seperti pengajian, solat Jum'at dan lain-lain itu dilakukan di masjid ini dan satu-satunya masjid tersebut terletak berada di RT 3 Dusun Pancalan ini. Selain itu, ada yang menarik dan unik dari RT 3 Dusun Pancalan ini, yaitu bahasa kesehariannya, jika di RT lain terutama dibagian lor (utara) mayoritas warganya menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa keseharian, sedangkan dibagian kidul (selatan) menggunakan bahasa Sunda, dibagian timur (wetan) blok bagian Cilisung dekat TPU ini rata-rata juga menggunakan bahasa Jawa krama, nah di bagian tengah ini khususnya di RT 3 justru bahasanya campuran gaes, ada yang menggunakan bahasa Sunda dan ada yang menggunakan bahasa Jawa. Uniknya, meski ketika orang Sunda bertemu dengan orang Jawa mereka tetap lancar dan fasih menggunakan bahasa yang akan digunakan tanpa ada rasa canggung ataupun apa. 



Ketika ada yang sedang berbicara bahasa Sunda maka yang orang Jawa paham begitupun sebaliknya, di RT 3 ini juga memiliki banyak sekali tradisi rutinan diantaranya Yasinan setiap malam Jum'at secara bergilir di tiap rumah, tahlilan setiap ada yang meninggal dunia, gotongroyong, kerjabakti, dan lain-lain. Meskipun di RT 3 Dusun Pancalan ini memiliki keberagaman bahasa daerah, akan tetapi kebersamaan, kekompakan dan kerukunan tetap terjaga hingga saat ini. Hal inilah yang selalu membuat bagian RT 3 Dusun Pancalan ini selalu disorot oleh bagian dusun lain, bahkan dari luar dusun Pancalan itu sendiri.



Demikian artikel yang dapat admin paparkan, semoga dengan melihat keberagaman yang ada di RT 3 Dusun Pancalan ini, bisa kita jadikan contoh. Meski berbeda bahasa daerah tetapi tetap satu, karena sejatinya kita semua adalah saudara sesama anak NKRI. Tanpa keberagaman negeri kita tidak akan indah. Indonesia bukan milik satu suku/kelompok/golongan melainkan milik kita bersama.

Sekian terima kasih, kuranglebihnya mohon dimaafkan.

Salam ngopi............ :)

Monggo sawer boss. :).


Baca juga : Apa itu Kebhinekaan?

Baca juga : Pemasangan Umbul-Umbul di Dusun Pancalan RT 3


Posting Komentar untuk "Dusun Pancalan RT 3 RW 10 sebuah kampung unik yang terletak paling ujung di kab. Ciamis ini mempunyai ciri khas bahasa daerah campuran Sunda & Jawa sebagai contoh bentuk dari kebhinekaan"