Apakabar bekas jalur Kereta Api Banjar - Cijulang? Beginilah kondisi bekas jalur yang saat ini sudah padat di kecamatan Padaherang!

Apakabar bekas jalur Kereta Api Banjar - Cijulang? Beginilah kondisi bekas jalur yang saat ini sudah padat di kecamatan Padaherang!

Sebuah jembatan bekas kereta api di desa Padaherang, kec. Padaherang, kab. Pangandaran yang nampaknya masih kokoh.

ALDIBLOGGERS2023.BLOGSPOT.COM, PANGANDARAN -- Halo gaes, jumpa lagi bersama admin. Pada blog kali ini admin akan memberikan sebuah artikel tentang sebuah penelusuran bekas jalur kereta api yang menghubungkan antara kota Banjar, kab. Ciamis bagian selatan dan kab. Pangandaran. Jalur kereta api yang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda ini dan nonaktif pada tahun 1980 an ini masih memberikan kesan sejarah yang masih kental, mengingat masih banyaknya sisa peninggalan cagar budaya bangunan berupa jembatan, terowongan dan beberapa sisa lainnya seperti jalan setapak yang berupa tanggul yang memang dulunya adalah bekas jalur rel kereta api yang dulu pernah aktif ini.


Lokasi yang admin telusuri ini berada di desa Padaherang, kec. Padaherang, kab. Pangandaran. Tidak terlalu jauh dari pusat kantor desa Padaherang ini, yang mana masih berada di dalam kota kecamatan Padaherang.

Dulunya bekas perlintasan sebidang di komplek dalam desa Padaherang

Lokasi tersebut sudah padat dengan penduduk, dimana banyak sekali rumah dan bangunan permanen yang menempati lahan milik PT KAI tersebut.

Patok KAI sebagai penanda bahwa lahan dibekas jalur tersebut adalah milik PT KAI

Tepat dibekas jalur tersebut yang saat ini sudah banyak ditumbuhi oleh tumbuh-tumbuhan liar seperti rerumputan, semak-semak dan pepohonan juga terpasang patok tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai bukti atau penanda bahwa tanah tersebut adalah milik PT KAI, sehingga tidak ada yang bisa sembarangan bagi yang akan mendirikan bangunan dibekas jalur tersebut, mengingat jalur tersebut juga ada wacana akan diaktifkan kembali. Patok tersebut terpasang disetiap beberapa KiloMeter disepanjang jalur tersebut, bahkan bukan hanya patok, plang pun juga terpasang dan tertulis bahwa tanah tersebut milik PT Kereta Api Indonesia Persero bagian Daop 2 Bandung akan tetapi disini admin tidak sempat memotret plang tersebut, silahkan teman-teman disini bisa langsung cek saja di chanel YouTube utama milik admin yaitu AL VLOGGERS.

Kondisi jembatan yang nampaknya masih kokoh tampak dari sudut samping

Kondisi jembatan yang nampaknya masih kokoh meski sudah berkarat
Selfie dulu gaes :v


Setelah melihat penanda lahan milik PT KAI, disini admin juga melihat kondisi jembatan tersebut yang mana kelihatannya masih kuat dan masih kokoh meski sudah ratusan tahun nonaktif ini gaes. Dibawah jembatan tersebut ada sungai yang membentang lumayan cukup tinggi, dan disebelah kiri atau disebelah timur jembatan tersebut juga ada jalan raya utama Banjar - Pangandaran, karena memang posisinya tidak terlalu jauh dari jalan raya, setelah ada jalan kecil tadi melintasi bekas perlintasan sebidang tersebut.


Baca juga : Menikmati sensasi piknik rumah makan dengan konsep serasa di Bali gaes!

Setelah melihat kondisi jembatan, selanjutnya admin berjalan menuju sebuah perlintasan sebidang dimana jalur KA tersebut akan berpapasan dengan jalan raya setelah melewati jembatan, jalan raya tersebut menikung, dan tikungan tersebut dulunya adalah bekas JPL (Jalan Perlintasan Langsung).

Kondisi bekas perlintasan kereta api di tikungan Padaherang

Kondisi bekas perlintasan nampak besi rel masih terlihat meski sudah tertutup aspal jalan raya

Pada kedua foto diatas nampak bahwa besi rel tersebut masih terlihat akan tetapi sudah tertutup oleh aspal jalan semenjak dilakukannya perbaikan jalan pada 2022 lalu. Pada foto yang saya potret tersebut posisi rel mengarah ke arah Banjar setelah melintasi jembatan tadi, akan tetapi posisi rel dan jejaknya sudah hilang akibat banyaknya rumah-rumah dan toko-toko yang berdiri di atas lahan bekas jalur tersebut. Ketika mengarah ke Pangandaran pun juga sama bahwa jejak tersebut perlahan menghilang karena banyak berdiri bangunan-bangunan berupa rumah dan juga toko, sisanya masih sedikit nampak berupa tanah yang agak sedikit menonjol ke atas mirip sebuah tanggul yang sudah ditutupi oleh rerumputan dan pepohonan liar. 

Semoga setelah kita membaca artikel ini, bisa menambah wawasan ya seputar sejarah yang pernah terjadi di masa kolonial Belanda ini salahsatunya terkait sisa bekas jalur kereta api yang dulu pernah aktif ke Pangandaran. Dan semoga segera secepatnya direaktivasi, supaya bisa bermanfaat untuk meningkatkan obyek pariwisata yang ada di Pangandaran serta di wilayah Priangan timur bagian selatan ini.

Sekian terima kasih....................

Monggo sawer boss. :).

Posting Komentar untuk "Apakabar bekas jalur Kereta Api Banjar - Cijulang? Beginilah kondisi bekas jalur yang saat ini sudah padat di kecamatan Padaherang!"