20 HARI LAGI MENUJU IDUL ADHA: SAATNYA KAUM MUSLIMIN BERSATU🏳️🏴

 



Di tengah kondisi umat yang makin carut-marut, konflik dimana-mana, kerusakan moral yang terus meningkat, peperangan yang tak kunjung berhenti, krisis ekonomi, kriminalitas, hingga sesama Muslim yang saling bermusuhan karena perbedaan golongan, mazhab, organisasi, partai, bahkan fanatisme kelompok — sudah saatnya kaum Muslimin melakukan muhasabah besar-besaran.

Kurang lebih 20 hari lagi umat Islam akan memasuki momentum besar: Idul Adha. Hari raya pengorbanan. Hari raya ketundukan total kepada Allah سبحانه وتعالى. Namun pertanyaannya, sudahkah umat ini benar-benar bersatu sebagaimana yang diperintahkan Allah?

Allah سبحانه وتعالى berfirman:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا

“Dan berpegang teguhlah kalian semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah bercerai-berai...”

(QS. Ali ‘Imran: 103)

Allah juga berfirman:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara...”

(QS. Al-Hujurat: 10)

Rasulullah ﷺ bersabda:

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يُسْلِمُهُ

“Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya. Tidak boleh menzaliminya dan tidak boleh membiarkannya.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits lain Rasulullah ﷺ bersabda:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ كَمَثَلِ الْجَسَدِ الْوَاحِدِ

“Perumpamaan kaum mukminin dalam saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi seperti satu tubuh...”

(HR. Muslim)



Namun realitanya hari ini, umat justru tercerai-berai.

Saling hina.

Saling jatuhkan.

Saling curiga.

Padahal musuh-musuh Islam terus bersatu menyerang umat dari berbagai arah: ekonomi, budaya, media, pemikiran, hingga politik global. Gaza masih dibombardir. Muslim Uighur mengalami tekanan. Berbagai negeri Muslim terus dilemahkan. Sementara umat Islam sendiri sibuk bertengkar dalam perkara-perkara cabang dan fanatisme kelompok & nasionalisme.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ دَعَا إِلَى عَصَبِيَّةٍ فَلَيْسَ مِنَّا

“Barangsiapa menyeru kepada fanatisme golongan (‘ashabiyah), maka ia bukan bagian dari kami.”

(HR. Abu Dawud)

Inilah bahayanya ketika umat meninggalkan aturan Allah dan lebih memilih hukum buatan manusia. Allah سبحانه وتعالى telah mengingatkan:

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ

“Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki? Dan hukum siapakah yang lebih baik daripada hukum Allah bagi orang-orang yang yakin?”

(QS. Al-Ma’idah: 50)

Allah juga berfirman:

وَأَنِ احْكُم بَيْنَهُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ

“Dan hendaklah engkau memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang Allah turunkan...”

(QS. Al-Ma’idah: 49)

Bahkan Allah memberikan peringatan keras:

وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Barangsiapa tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang zalim.”

(QS. Al-Ma’idah: 45)

وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

“Barangsiapa tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang fasik.”

(QS. Al-Ma’idah: 47)

وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

“Barangsiapa tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang kafir.”

(QS. Al-Ma’idah: 44)

Karena itu Allah memerintahkan orang² yang beriman agar masuk ke dalam Islam secara total, bukan setengah-setengah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً

“Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kalian ke dalam Islam secara kaffah (menyeluruh)...”

(QS. Al-Baqarah: 208)



■ HIKMAH & HARAPAN ■

Momentum menuju Idul Adha ini hendaknya menjadi pengingat bahwa umat Islam sejatinya adalah satu tubuh dan satu saudara. Sudah saatnya meninggalkan fanatisme nasionalisme sempit, permusuhan, serta perpecahan yang melemahkan umat.

Sejarah pernah mencatat bagaimana peradaban Islam menjadi kekuatan besar dunia dalam ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, dan kepemimpinan. Banyak ilmuwan lahir dari peradaban Islam dan memberi kontribusi besar bagi dunia.

Karena itu, umat membutuhkan persatuan, keadilan, dan kepemimpinan yang amanah agar Islam benar-benar membawa rahmat bagi seluruh manusia. Bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar terasa dalam kehidupan nyata.

Semoga Allah سبحانه وتعالى menyatukan hati kaum Muslimin, menguatkan ukhuwah Islamiyah, dan memberikan pertolongan bagi saudara-saudara kita yang tertindas di berbagai belahan dunia.

Allahu Akbar!

Wallahu a’lam bishshawab.




Posting Komentar untuk "20 HARI LAGI MENUJU IDUL ADHA: SAATNYA KAUM MUSLIMIN BERSATU🏳️🏴"