45 HARI LAGI MENUJU RAMADHAN

 



Alhamdulillah, hari ini Ahad, 15 Rajab 1447 H / 4 Januari 2026 M, berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), kita telah memasuki 45 hari lagi menuju Ramadhan 1447 H. Bulan suci yang selalu dinanti, bulan tarbiyah iman, bulan perubahan, dan bulan kebangkitan umat.

Namun pertanyaannya:

sudah sejauh mana persiapan kita?


ISLAM BUKAN AGAMA SETENGAH-SETENGAH

Islam bukan sekadar shalat, puasa, wirid, dan amalan personal semata. Islam adalah dien yang kaffah, sistem hidup yang mengatur:

• ibadah,

• akhlak,

• muamalah,

• ekonomi,

• hukum,

hingga urusan kepemimpinan dan negara.

Allah ﷻ berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً

“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara kaffah (menyeluruh).”

(QS. Al-Baqarah: 208)

Sayangnya, hari ini Islam sering direduksi hanya menjadi agama ritual. Urusan shalat dan puasa boleh pakai Islam, tapi urusan ekonomi, hukum, dan politik diserahkan pada sistem buatan manusia. Inilah akar persoalan umat hari ini.

Padahal Allah telah mengingatkan dengan tegas:

وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

“Barang siapa tidak berhukum dengan apa yang Allah turunkan, maka mereka itulah orang-orang kafir.”

(QS. Al-Ma’idah: 44)

Dan juga:

فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ (QS. Al-Ma’idah: 45)

فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (QS. Al-Ma’idah: 47)

Tiga konsekuensi berat. Ini bukan perkara ringan.


RAMADHAN: MOMENTUM PERUBAHAN

45 hari menuju Ramadhan bukan sekadar hitungan kalender. Ini adalah alarm kesadaran agar umat kembali:

meluruskan pemahaman Islam,

memperbaiki amal,

dan menyadari bahwa Islam adalah solusi hakiki atas krisis kehidupan hari ini.

Ramadhan seharusnya melahirkan pribadi bertakwa dan umat yang sadar jati diri, bukan sekadar nahan lapar dan haus tapi tetap nyaman hidup dalam sistem yang bertentangan dengan syariat Allah.


■ HIKMAH & HARAPAN ■

Semoga sisa hari menuju Ramadhan ini menjadi waktu muhasabah dan persiapan terbaik, bukan hanya secara ritual, tapi juga secara pemahaman dan sikap hidup.

Semoga Allah ﷻ membangunkan umat ini dari kelalaian, dan mengembalikannya kepada Islam yang kaffah, sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Wallāhu a‘lam bish-shawāb.


Posting Komentar untuk "45 HARI LAGI MENUJU RAMADHAN"