35 HARI LAGI MENUJU RAMADHAN

 




Segala puji bagi Allah ﷻ yang masih melimpahkan nikmat iman, umur, dan kesempatan kepada kita semua. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, teladan terbaik umat manusia, pembawa risalah Islam yang sempurna—Islam yang bukan hanya mengatur ibadah ritual, tetapi seluruh aspek kehidupan.

Alhamdulillāh, hari ini Rabu, 25 Rajab 1447 H / 14 Januari 2026 M, berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang kini digunakan Muhammadiyah, kita telah memasuki 35 hari lagi menuju Ramadhan 1447 H.

InsyaAllah, 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 M. Artinya, tinggal sekitar satu bulan lagi kita akan bertemu dengan tamu agung yang penuh berkah. Yoi, waktunya makin mepet! 😅

Namun Ramadhan bukan sekadar agenda tahunan. Ia adalah momen evaluasi dan perubahan. Pertanyaannya: apakah iman dan ketaatan kita juga ikut “naik level”, atau hanya rutinitas yang berulang tanpa makna?


TAAT ITU HARUS TOTALITAS


Islam tidak mengenal konsep iman setengah-setengah. Taat tidak boleh pilih-pilih. Apa pun yang Allah perintahkan, baik yang kita sukai maupun yang terasa berat, semuanya wajib diterima dengan tunduk dan patuh.

Allah ﷻ berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً

“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara kaffah (menyeluruh).”

(QS. Al-Baqarah: 208)

Islam bukan hanya shalat dan puasa. Islam juga mengatur akhlak, muamalah, ekonomi, pendidikan, hukum, hingga urusan kepemimpinan. Ketika Islam hanya dipahami sebagai agama spiritual, sementara kehidupan diatur oleh sistem sekuler, maka kekacauan adalah akibat yang wajar.

Karena itu Allah memberi peringatan keras:

وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

(QS. Al-Ma’idah: 44)

فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

(QS. Al-Ma’idah: 45)

فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

(QS. Al-Ma’idah: 47)

Tiga label berat: kafir, zalim, fasik. Ini bukan ancaman main-main.


35 HARI: WAKTU PERSIAPAN SERIUS


Sisa hari menuju Ramadhan ini semestinya kita isi dengan:

memperbaiki pemahaman Islam,

melatih ketaatan tanpa tawar-menawar,

dan menyiapkan diri agar Ramadhan benar-benar mengubah hidup, bukan sekadar menggugurkan kewajiban puasa.

Ramadhan adalah bulan tarbiyah. Tapi tarbiyah hanya bekerja pada orang yang mau tunduk sepenuhnya kepada aturan Allah.


■ HIKMAH & HARAPAN ■


Semoga 35 hari menuju Ramadhan ini menjadi momentum kesadaran untuk kembali kepada Islam secara kaffah—dalam ibadah, sikap hidup, dan cara pandang.

Semoga Allah ﷻ menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang taat tanpa syarat, dan mengantarkan kita pada Ramadhan dalam keadaan iman yang lebih kuat dan pemahaman yang lebih lurus.

Wallāhu a‘lam bish-shawāb.

Posting Komentar untuk "35 HARI LAGI MENUJU RAMADHAN"