🌙 135 Hari Lagi Menuju Ramadhan 1447 H

 




Alhamdulillāh, tak terasa waktu terus berjalan, dan kini hanya 135 hari lagi menuju bulan Ramadhan 1447 H — bulan penuh rahmat, maghfirah, dan pembebasan dari api neraka. Namun MasyaAllah, di balik hitungan hari ini tersimpan makna ideologis besar tentang bagaimana kita memandang waktu dan sistem kehidupan kita sebagai Muslim.



---


🕌 Hijriyah: Simbol Peradaban Islam


Kalender Hijriyah bukan sekadar penanda waktu ibadah seperti puasa, zakat, dan haji. Tapi ia adalah simbol peradaban Islam — peradaban yang menata waktu berdasarkan peredaran bulan (qomariyah), bukan matahari seperti kalender Masehi yang menjadi warisan sistem sekuler.


Ketika Muhammadiyah resmi beralih ke Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT), itu bukan sekadar perubahan teknis perhitungan. Tapi langkah ideologis menuju “satu dunia satu tanggal,” sebagaimana idealnya umat Islam yang satu tubuh di bawah satu sistem — Islam kaffah.


> Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.”

(QS. Al-Ḥujurāt: 10)




Jika secara hisab saja kita ingin bersatu, apalagi dalam sistem kehidupan yang lebih luas — politik, ekonomi, sosial, hingga hukum. Itulah semangat kalender global Islam: satu dunia, satu arah, satu kepemimpinan, satu aturan, di bawah naungan syariat Allah.



---


💥 Sekulerisme: Pemisahan Waktu dan Aturan


Sayangnya, dunia hari ini masih hidup dalam kerangka waktu sekuler.

Hari libur ikut kalender Masehi. Tahun baru dirayakan 1 Januari, bukan 1 Muharram. Bahkan Ramadhan pun kadang terasa cuma “bulan seremonial,” bukan bulan perubahan sistemik.


Inilah akibat dari sistem kapitalis-sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan.

Islam dijadikan ritual, bukan sistem hidup. Padahal Rasulullah ﷺ diutus bukan hanya untuk memperbaiki akhlak personal, tapi untuk menegakkan sistem yang mengatur seluruh aspek kehidupan.


> Rasulullah ﷺ bersabda:

كَانَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ تَسُوسُهُمُ الْأَنْبِيَاءُ... وَسَتَكُونُ خُلَفَاءُ فَيَكْثُرُونَ

“Dahulu Bani Israil dipimpin oleh para nabi. Setiap kali seorang nabi wafat, diganti oleh nabi lain. Dan sesungguhnya setelahku tidak ada nabi, tetapi akan ada para khalifah yang banyak.”

(HR. Bukhari no. 3455, Muslim no. 1842)




Hadis ini menunjukkan bahwa sistem kepemimpinan Islam — Khilafah — adalah penerus misi kenabian. Itulah sistem yang melahirkan unity waktu, hukum, dan kepemimpinan di seluruh dunia.



---


🕋 Hitung Mundur Menuju Ramadhan: Hitung Mundur Menuju Perubahan


Setiap hari yang berlalu menuju Ramadhan seharusnya bukan hanya hitungan hari puasa, tapi juga hitungan menuju kesadaran umat.

Apakah kita sudah siap menyambut Ramadhan hanya dengan tradisi dan euforia, atau dengan kesadaran ideologis untuk menegakkan sistem Islam yang sejati?


Ramadhan di masa Rasulullah ﷺ bukan sekadar ibadah pribadi, tapi juga momentum perubahan besar — dari kaum tertindas menjadi umat yang memimpin dunia dengan keadilan syariat.



---


📖 Dalil Penguat


> وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

“Barang siapa tidak berhukum dengan apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang kafir.”

(QS. Al-Mā’idah: 44)




Ayat ini menegaskan bahwa sistem yang menolak hukum Allah dan menggantinya dengan hukum manusia adalah bentuk penentangan terhadap perintah-Nya. Maka menyongsong Ramadhan harusnya bukan hanya menyucikan diri, tapi juga menyiapkan perubahan sistem menuju hukum Allah.



---


■ HIKMAH & HARAPAN ■


Ramadhan tinggal 135 hari lagi… semoga bukan sekadar hitungan waktu, tapi hitungan menuju kebangkitan umat.

Kalender Hijriyah Global Tunggal adalah langkah kecil menuju penyatuan, dan semoga menjadi inspirasi bagi lahirnya kembali kesatuan besar — umat Islam di bawah naungan syariat Islam kaffah.


اللهم أرنا الحق حقا وارزقنا اتباعه، وأرنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابه

“Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami yang benar itu benar dan karuniakan kami kemampuan untuk mengikutinya; dan tunjukkanlah yang batil itu batil serta karuniakan kami kemampuan untuk menjauhinya.”


Wallāhu a‘lam bish-shawāb.

Posting Komentar untuk "🌙 135 Hari Lagi Menuju Ramadhan 1447 H"