🕋 Menyambut Tahun Baru Islam 1447 H

 

Rabu, 29 Dzulhijjah 1446 H / 25 Juni 2025 M
🗓️Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT)

Hari ini Rabu, 25 Juni 2025 M / 29 Dzulhijjah 1446 H. Besok, Kamis, 26 Juni 2025 M, in syaa Allah kita akan memasuki 1 Muharram 1447 H, tahun baru dalam kalender umat Islam. Penetapan ini merujuk pada Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT), sebuah sistem kalender berbasis hisab global yang telah diikhtiarkan oleh Muhammadiyah sebagai upaya menyatukan umat Islam dalam satu waktu, satu tanggal, satu penanggalan, tanpa terkotak-kotak oleh batas negara. 🗺️🌙


Namun sayangnya, masih ada potensi perbedaan. Jika merujuk pada kalender nasional yang digunakan oleh Pemerintah Republik Indonesia, 1 Muharram 1447 H akan jatuh pada Jum'at, 27 Juni 2025 M. Ini terjadi karena Pemerintah masih menggunakan pendekatan lokalistik dalam rukyat dan hisab berdasarkan wilayah Indonesia saja, bukan global.


Padahal perbedaan seperti ini justru menjadi PR besar bagi umat Islam: kenapa hari raya dan momen besar Islam masih saja berbeda-beda? Bukankah umat Islam adalah satu umat?


> إِنَّ هَٰذِهِۦٓ أُمَّتُكُمْ أُمَّةًۭ وَٰحِدَةًۭ وَأَنَا۠ رَبُّكُمْ فَٱعْبُدُونِ

“Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.”

(QS. Al-Anbiya: 92)





---


📌 KHGT: Ikhtiar Menuju Persatuan Umat


Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) merupakan bentuk ijtihad kontemporer dari Muhammadiyah untuk mengatasi masalah klasik umat Islam yang selalu berbeda tanggal, terutama saat Ramadhan, Idul Fitri, Idul Adha, atau tahun baru Hijriyah.


KHGT menggunakan kriteria imkanur rukyat 5 derajat secara global, bukan sekadar nasional. Artinya, selama hilal sudah terlihat atau sudah wujud di salah satu wilayah di dunia, maka seluruh dunia Islam sudah bisa menetapkan awal bulan Hijriyah tersebut. Inilah prinsip global ummah yang diusung KHGT.



---


📉 Masih Ada Nasionalisme dalam Penanggalan?


Umat Islam masih terbelenggu oleh batas-batas wilayah, hingga dalam urusan ibadah pun harus berbeda. Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:


> المُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

“Seorang mukmin bagi mukmin yang lain seperti sebuah bangunan yang saling menguatkan satu sama lain.”

(HR. Bukhari dan Muslim)




Dan dalam hadits lain:


> المسلمون تتكافأ دماؤهم ويسعى بذمتهم أدناهم وهم يد على من سواهم

“Kaum Muslimin darahnya sama, dan jaminan dari orang yang paling rendah di antara mereka berlaku, dan mereka bersatu atas orang selain mereka.”

(HR. Abu Dawud)




Jelas bahwa umat Islam seharusnya memiliki satu kalender yang menyatukan, bukan memecah belah. Maka, KHGT adalah solusi umat yang layak untuk didukung bersama.



---


🌟 Hikmah & Harapan


Tahun baru Hijriyah adalah momentum untuk memperbarui semangat hijrah kita, dari kebodohan menuju ilmu, dari kelalaian menuju kesadaran, dari perpecahan menuju persatuan.


Mari dukung upaya-upaya yang menyatukan umat Islam, bukan yang memecah belahnya. KHGT adalah satu langkah maju. Semoga ke depan, umat Islam tidak hanya satu dalam tanggal, tapi juga satu dalam barisan perjuangan, menuju tegaknya Islam kaffah.


> إِن تَنصُرُوا ٱللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

"Jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu."

(QS. Muhammad: 7)





---


Wallahu a’lam bish-shawab.

Takbir! ALLAHU AKBAR!!!


Posting Komentar untuk "🕋 Menyambut Tahun Baru Islam 1447 H"