Pemurnian Akidah dari Syirik, Khurafat, dan Tahayul

 📘: HPT Muhammadiyah jilid 3, by SuaraMuhammadiyah diterbitkan di Yogyakarta, 2018.

Jum'at, 24 Rajab 1446 H / 24 Januari 2025 M.
🗓️Kalender Global Muhammadiyah

Tonton di YouTube

Akidah merupakan fondasi utama dalam Islam yang harus dijaga kemurniannya. Islam mengajarkan tauhid, yaitu mengesakan Allah dalam ibadah, rububiyah, uluhiyah, dan asma wa shifat-Nya. Namun, ada ancaman besar terhadap kemurnian akidah, yaitu syirik, khurafat, dan tahayul. Ketiga hal ini harus dihindari karena dapat merusak tauhid dan menyesatkan umat dari jalan Islam yang lurus.


Syirik dan Bahayanya

Syirik adalah perbuatan menyekutukan Allah dengan sesuatu dalam ibadah, sifat, atau ketuhanan. Allah sangat tegas melarang syirik dan menyatakan bahwa dosa ini tidak akan diampuni jika tidak bertaubat darinya. Firman Allah:

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغۡفِرُ أَن يُشۡرَكَ بِهِۦ وَيَغۡفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُۚ

"Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan-Nya, dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki." (QS. An-Nisa: 48).


Syirik terbagi menjadi dua jenis: syirik besar dan syirik kecil. Syirik besar, seperti meminta pertolongan kepada kuburan, pohon, atau benda keramat, dapat menyebabkan seseorang keluar dari Islam. Syirik kecil, seperti riya’ (beramal agar dipuji orang), meskipun tidak mengeluarkan seseorang dari Islam, tetap sangat berbahaya. Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ قَالَ الرِّيَاءُ

"Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kalian adalah syirik kecil." Para sahabat bertanya, "Apa itu syirik kecil, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Riya’." (HR. Ahmad).


Tahayul dalam Kehidupan

Tahayul adalah keyakinan terhadap sesuatu yang dianggap membawa keberuntungan atau kesialan tanpa dasar syar’i. Contohnya, percaya bahwa hari tertentu seperti Jumat Kliwon membawa kesialan, atau benda seperti cincin tertentu membawa keberuntungan. Rasulullah ﷺ bersabda:

لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا هَامَةَ وَلَا صَفَرَ

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kepercayaan buruk pada burung, tidak ada hantu, dan tidak ada kesialan pada bulan Safar." (HR. Bukhari).


Allah adalah satu-satunya yang mengatur takdir dan nasib seseorang. Firman-Nya:

وَمَا بِكُم مِّن نِّعۡمَةٖ فَمِنَ ٱللَّهِ

"Dan apa saja nikmat yang ada padamu, maka itu dari Allah." (QS. An-Nahl: 53).


Khurafat dan Bahayanya

Khurafat adalah cerita atau kepercayaan yang tidak bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah. Contoh khurafat adalah legenda Nyi Roro Kidul sebagai penguasa laut selatan atau mitos tentang Pamijahan di Tasikmalaya yang dipercaya memiliki jalan tembus ke Mekkah. Kepercayaan ini menyesatkan dan mengalihkan manusia dari ajaran Islam yang murni. Allah berfirman:

وَأَنَّ هَٰذَا صِرَٰطِي مُسۡتَقِيمٗا فَٱتَّبِعُوهُ وَلَا تَتَّبِعُواْ ٱلسُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمۡ عَن سَبِيلِهِۦ

"Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya." (QS. Al-An’am: 153).


Islam yang Sempurna

Islam adalah agama yang telah Allah sempurnakan. Tidak perlu ditambah atau dikurangi dengan ajaran baru. Firman Allah:

ٱلۡيَوۡمَ أَكۡمَلۡتُ لَكُمۡ دِينَكُمۡ وَأَتۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلۡإِسۡلَٰمَ دِينٗا

"Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu." (QS. Al-Ma’idah: 3).


Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

"Barang siapa membuat sesuatu yang baru dalam urusan agama kami yang bukan darinya, maka itu tertolak." (HR. Bukhari dan Muslim).


Kesimpulan

Syirik, khurafat, dan tahayul adalah penyakit akidah yang harus dijauhi. Ketiganya dapat merusak tauhid dan menjauhkan manusia dari syafaat Rasulullah ﷺ. Umat Islam harus senantiasa memurnikan akidahnya dengan berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah. Jangan pernah mengganti atau menambah ajaran Islam dengan sesuatu yang tidak diajarkan Nabi ﷺ. Mari kita istiqomah dalam menjaga kemurnian akidah agar mendapatkan ridha Allah dan keselamatan di dunia serta akhirat.


Wallahu a’lam bish-shawab.

Posting Komentar untuk "Pemurnian Akidah dari Syirik, Khurafat, dan Tahayul"